Arti Semicolon, Tanda Baca Sekaligus Simbol Gerakan Kesehatan Mental

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang mungkin sudah pernah menggunakan simbol semicolon. Semicolon adalah tanda baca yang kerap kali dipakai dalam sebuah tulisan, baik berupa dokumen atau sekadar unggahan di media sosial.
Kendati demikian, semicolon bukan hanya sekadar tanda baca. Semicolon juga menjadi lambang sebuah gerakan tentang kesehatan mental. Gerakan tersebut dikenal sebagai Semicolon Project.
Lantas, apa yang dimaksud dengan semicolon? Mengapa simbol tersebut dijadikan sebagai lambang kesehatan mental? Simak ulasannya berikut ini!
Apa Itu Semicolon?
Semicolon adalah tanda baca berupa titik koma memiliki berbagai fungsi. Dalam bahasa Indonesia, semicolon digunakan sebagai pengganti atau pemisah kata penghubung pada bagian kalimat sejenis.
Sementara itu dalam bahasa Inggris semicolan digunakan sebagai pengganti konjungsi. Mengutip buku Grammar Superflash : Menguasai Grammar dengan Metode Bimbel, semicolon juga bisa dipakai untuk memisahkan dua klausa atau lebih.
Berikut contoh kalimat yang menggunakan semicolon dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia:
a. Mr. Smith decided not to apply the software to the computer office; it was too risky.
(Pak Smith memutuskan untuk tidak menggunakan perangkat lunak ke komputer kantor; itu terlalu berisiko).
b. Joe and Sarah were romantic couple; the came to be the symbol of immortal love.
(Joe dan Sarah merupakan pasangan romantis; mereka menjadi simbol dari cinta abadi).
c. My sister, Dian, was graduated from a state university; she got the cumlaude for all subjects.
(Saudara perempuanku, Dian, lulus dari sebuah universitas negeri; ia mendapatkan cumlaude untuk semua mata kuliah).
Dalam bahasa pemrograman, semicolon memiliki makna lain. Mengutip buku Otodidak Pemrograman Javascript karangan Jubilee Enterprise (2017), semicolon adalah titik-koma yang umumnya digunakan untuk menandai akhir dari kode Javascript.
Semicolon bersifat opsional, tidak masalah jika simbol tersebut tidak digunakan. Kendati demikian, ada baiknya simbol semicolon tetap dipakai sehingga baris-baris pemrograman Javascript tampak rapi dan mudah dipahami.
Berikut contoh penggunaan semicolon pada kode Javascript:
<script>
window.onload = function ( )
{
var jumlah;
Jumlah = 10 * 5;
console.log (jumlah);
}
</script>
Apa Itu Semicolon Project?
Seperti dibahas di atas, semicolon juga menjadi lambang gerakan kesehatan mental bernama Semicolon Project. Mengutip situs New Jersey, Semicolon Project adalah gerakan yang didedikasikan untuk menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang dengan masalah kesehatan mental, seperti keinginan bunuh diri, melukai diri sendiri, hingga kecanduan.
Gerakan semicolon dilakukan dengan menggambar tato simbol titik koma di suatu tempat yang terlihat di tubuh. Pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan belakang telinga menjadi beberapa tempat yang kerap dipilih untuk penempatan tato tersebut. Gerakan semicolon memiliki moto khusus sebagai berikut:
“Sebuah titik koma digunakan ketika seorang penulis bisa saja memilih untuk mengakhiri kalimat mereka, tetapi mereka memilih untuk tidak mengakhirinya. Penulisnya itu adalah Anda dan kalimat tersebut adalah hidup Anda.”
(GTT)
Frequently Asked Question Section
Apa Maksud dari Semicolon?

Apa Maksud dari Semicolon?
Semicolon adalah simbol atau tanda baca yang digunakan untuk pengganti atau pemisah kata penghubung pada bagian kalimat sejenis.
Contoh Kalimat yang Menggunakan Semicolon?

Contoh Kalimat yang Menggunakan Semicolon?
Berikut contoh kalimat yang menggunakan semicolon: Saudara perempuanku, Dian, lulus dari sebuah universitas negeri; ia mendapatkan cumlaude untuk semua mata kuliah.
Apa Fungsi Semicolon dalam Bahasa Pemrograman?

Apa Fungsi Semicolon dalam Bahasa Pemrograman?
Dalam bahasa pemrograman, semicolon digunakan untuk menandai akhir dari kode Javascript.
