Konten dari Pengguna

Arti Tabzir, Jenis-Jenis, dan Cara Menghindarinya dalam Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tabzir adalah. FOto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tabzir adalah. FOto: pixabay.com

Tabzir atau yang biasa disebut dengan mubazir merupakan perbuatan boros yang harus dihindari oleh umat Islam. Boros dalam hal ini merujuk pada harta yang dibelanjakan untuk hal batil. Apabila harta dibelanjakan untuk kebenaran atau bersedekah, maka tidak termasuk ke dalam tabzir.

Melansir dari buku Dari Mana Masuknya Setan karangan Abdul Hamid Al Bilali, arti tabzir adalah perbuatan boros atau sesuatu yang dinafkahkan di luar kebenaran. Dalam surat Al-Isra ayat 27, Allah SWT menjelaskan bahwa tabzir merupakan salah satu sifat setan.

إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًا

Artinya: “Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.

Seseorang yang mempunyai sifat boros tentu akan mengalami kerugian, baik di dunia maupun di akhirat. Kerugiannya di dunia adalah hartanya akan habis dengan sia-sia dan di akhirat nanti akan mendapat balasan dari Allah SWT karena telah berbuat ingkar.

Ilustrasi Tabzir adalah. Foto: pixabay.com

Jenis-Jenis Tabzir

Penting untuk mengetahui jenis-jenis tabzir agar seseorang dapat menghindari sifat tersebut. Berikut jenis-jenis tabzir yang disadur dari buku Dari Mana Masuknya Setan karangan Abdul Hamid Al Bilali.

  • Boros harta

Tabzir merupakan penggunaan harta yang tidak pada haknya atau membelanjakannya untuk hal batil.

وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا

Artinya: “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.” ( Al-Isra ayat 26)

  • Tabzir kesehatan

Manusia senantiasa diberikan nikmat sehat oleh Allah SWT. Namun, jika seseorang menggunakannya untuk berbuat maksiat, maka itu termasuk perbuatan tabzir.

Ada dua nikmat yang kebanyakan orang tertipu olehnya yaitu: nikmat sehat dan waktu luang.” (HR. Imam al-Bukhari)

  • Boros waktu

Berdasarkan hadits di atas, waktu luang yang tidak dimanfaatkan untuk melakukan perbuatan terpuji termasuk ke dalam perbuatan tabzir.

Ilustrasi Tabzir adalah. Foto: pixabay.com

Cara Menghindari Tabzir

Merujuk buku Kumpulan Teori Pemikiran Ekonomi Syariah (Pra Kenabian, Kenabian, Pasca Kenabian dan Era Kontemporer), perbuatan tabzir dapat dihindari dengan cara sebagai berikut.

  • Bersyukur atas nikmat Allah SWT Bersyukur merupakan salah satu bentuk terima kasih seorang hamba atas harta, waktu, dan kesehatan yang telah diberikan Allah. Dengan bersyukur, seseorang tidak akan menghambur-hamburkan nikmat yang didapat.

  • Sedekah Seseorang yang menggunakan hartanya untuk bersedekah akan mendapatkan pahala yang berlipat dari Allah SWT. Sedekah merupakan cara terbaik untuk membelanjakan harta yang dimiliki.

  • Tidak berlebihan Perilaku konsumtif yang berlebihan merupakan ciri perbuatan tabzir. Karenanya, hal tersebut perlu dihindari dengan membelanjakan harta untuk sesuatu yang berguna.

(DND)