Konten dari Pengguna

Arti Tajassus Lengkap dengan Hukum dan Contohnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memata-matai pasangan lewat ponsel termasuk dalam tajassus. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Memata-matai pasangan lewat ponsel termasuk dalam tajassus. Foto: pixabay

Allah memerintahkan umat Islam untuk melakukan perbuatan baik dan menjauhi perbuatan dosa. Salah satu dosa yang patut dihindari oleh setiap Muslim adalah tajassus.

Secara bahasa, tajassus berarti mencari-cari berita dan menyelidiki sesuatu yang rahasia. Ini bisa juga diartikan sebagai kegiatan mencari-cari kesalahan orang lain.

Islam dengan tegas melarang penganutnya dari segala hal yang bisa merusak hubungan sesama manusia. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Hujurat ayat 12:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah kamu melakukan tajassus (mencari-cari keburukan orang).

Hukum Tajassus

Menurut fatwa para ulama, tajassus termasuk ke dalam dosa besar (kabair). Ini karena larangannya amat keras disebutkan dalam ayat Alquran. Dan terdapat pula ancaman keras dalam hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah hadis riwayat Bukhari yang berbunyi:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: وَمَنِ اسْتَمَعَ إِلَى حَدِيثِ قَوْمٍ، وَهُمْ لَهُ كَارِهُونَ، أَوْ يَفِرُّونَ مِنْهُ، صُبَّ فِي أُذُنِهِ الآنُكُ يَوْمَ القِيَامَةِ

Dari Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa berusaha mendengarkan pembicaraan orang-orang lain, sedangkan mereka tidak suka (didengarkan), atau mereka menjauh darinya, maka pada telinganya akan dituangkan cairan tembaga pada hari kiamat.” [HR. Al-Bukhâri, no. 7042]

Pasangan suami istri harus saling percaya dan jauhi tajassus. Foto: pixabay

Contoh Tajassus yang Dilarang dan Diperbolehkan

Ada beberapa contoh tajassus yang dilarang dan diperbolehkan. Adapun contoh tajassus yang disebutkan adalah sebagai berikut:

  1. Istri tidak boleh memata-matai suaminya hanya karena curiga semata (begitu pun sebaliknya)

Allah SWT melarang sepasang suami istri untuk saling memata-matai hanya karena alasan curiga. Ini dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Muslim.

عَنْ جَبِرْ، قَالَ: نهَى رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم أَنْ يَطْرَقَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ لَيْلاً يَتَخَوَّ نُحُمْ، أَوْ يَلْتَمِسُ عَثَرَ اتِحِمْ

Dari Jabir beliau berkata, “Rasulullah melarang orang yang pulang dari perjalanan jauh untuk mendatangi keluarganya di malam hari dengan tiba-tiba karena menyangka mereka berkhianat atau untuk mencari (memergoki) kesalahan-kesalahan mereka.”

  1. Polisi dibolehkan untuk memata-matai karena itu merupakan bagian dari tugasnya

Polisi yang melaksanakan tugasnya untuk memata-matai orang dalam Islam diperbolehkan. Karena ini merupakan tuntutan profesinya. Namun yang harus diperhatikan bahwa polisi tidak boleh memata-matai rakyat yang tidak bersalah.

(MSD)