Konten dari Pengguna

Arti Wahdaniyah dan 19 Sifat Wajib Lain bagi Allah SWT

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi wahdaniyah, sifat wajib bagi Allah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wahdaniyah, sifat wajib bagi Allah. Foto: Pixabay

Umat Muslim dianjurkan untuk mengetahui sifat-sifat Allah, yakni sifat mustahil dan sifat wajib bagi Allah SWT. Keseluruhan sifat tersebut saling berlawanan dan masing-masing berjumlah 20.

Mengutip buku Asmaul Husna & 20 Sifat Allah oleh Rahadian, sifat mustahil bagi Allah adalah sifat yang tidak mungkin ada pada Allah. Salah satunya adalah sifat Al-Huduts yang artinya Allah itu baru. Sifat tersebut mustahil, karena jika Allah baru, maka ada yang menciptakan-Nya. Padahal, Allah adalah Maha Awal, sudah ada sebelum segala sesuatunya ada.

Sedangkan sifat wajib bagi Allah adalah sifat yang pasti ada pada Allah. Menurut imam orang-orang Mazhab Syafi'i, yakni Abu Hasan Al-Asy'ari, sifat wajib bagi Allah berjumlah 13. Namun, menurut imam orang-orang Mazhab Hanafi, yakni Abu Manshur Al-Maturidi, sifat wajib bagi Allah berjumlah 20.

Salah satu sifat wajib bagi Allah adalah Wahdaniyah. Apa arti Wahdaniyah? Untuk lebih jelasnya, simak arti Wahdaniyah dan 19 sifat wajib bagi Allah lainnya berikut ini.

Arti Wahdaniyah

Ilustrasi wahdaniyah, sifat wajib bagi Allah. Foto: Unsplash

Mengutip buku Agama Islam: Ayo Mengenal Allah Lebih Dekat Untuk SD Kelas 4 oleh Hindun Anwar, arti Wahdaniyah adalah Esa atau Tunggal. Artinya, tidak ada zat lain yang menyamai Allah, baik sifat maupun perbuatannya.

Adapun arti 19 sifat wajib lain bagi Allah ialah sebagai berikut:

1. Wujud

Wujud artinya ada. Keberadaan Allah bukan karena ada yang menghendakinya, tetapi merupakan kehendak-Nya sendri. Bukti keberadaan Allah adalah eksistensi alam semesta.

2. Qidam

Qidam artinya dahulu. Maksudnya adalah paling awal sebelum terciptanya alam semesta. Adanya Allah lebih dahulu sebelum adanya alam semesta beserta isinya.

3. Baqa

Baqa artinya kekal. Allah bersifat kekal selama-selamanya, abadi, dan tidak berakhir.

4. Mukhalafatuhu Lil Hawadits

Mukhalafatuhu Lil Hawadits artinya berbeda dengan makhluk ciptaan-Nya. Tidak ada satu pun yang menyamai dan menyerupai-Nya.

5. Qiyamuhu Binafsihi

Qiyamuhu Binafsihi artinya berdiri dengan sendirinya. Allah Maha Segalanya, Dia tidak membutuhkan pertolongan dan bantuan dari siapa pun.

6. Qudrat

Qudrat artinya kuasa. Allah adalah zat yang Maha Kuasa, Dia menguasai segalanya, termasuk manusia, dan tak ada yang dapat menandingi kekuasaan Allah.

7. Iradat

Iradat artinya berkehendak. Allah memiliki kehendak untuk menentukan segala sesuatu.

8. Ilmu

Ilmu artinya mengetahui. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu yang ada di dunia.

9. Hayat

Hayat artinya hidup. Allah adalah zat yang Maha Hidup, Dia tidak pernah tidur dan tidak pernah mati.

10. Sama’

Sama’ artinya mendengar. Allah Maha Mendengar segala suara, bahkan terhadap suara yang pelan atau tersembunyi.

11. Basar

Bashar artinya melihat. Allah Maha Melihat terhadap gerak-gerik dan tingkah laku makhluk-Nya.

12. Kalam

Kalam artinya berkata/berfirman. Allah berkata-kata, namun tidak bersuara. Dia berfirman melalui Al-Quran yang wajib diimani umat Muslim.

13. Qadiran

Qadiran artinya berkuasa. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di alam semesta.

14. Muridan

Muridan artinya berkehendak. Allah Maha Berkehendak atas segala sesuatu. Apabila Allah sudah menakdirkan suatu perkara maka tidak ada yang dapat menolak kehendak-Nya.

15. Aliman

Aliman artinya mengetahui. Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu.

16. Hayyan

Hayyan artinya hidup. Allah Maha Hidup, Dia selalu mengawasi hamba-hamba-Nya dan tidak pernah tidur.

17. Sami’an

Sami'an artinya mendengar. Allah memiliki sifat Sami’an yang berarti mendengar. Allah itu Maha pendengar. Tidak ada yang terlewatkan bagi Allah dan tidak ada pula yang melampui pendengaran-Nya.

18. Bashiran

Bashiran artinya melihat. Allah selalu melihat dan mengawasi hamba-hamba-Nya, oleh karena itu, sudah semestinya kita selalu berbuat kebaikan.

19. Mutakalliman

Mutakalliman artinya berbicara. Mutakalliman juga berarti berfirman. Allah berfirman lewat kitab-kitab suci yang diwahyukan kepada nabi.

(AFM)