kumparan
Tekno & Sains13 Maret 2020 16:19

Asal Usul Friday The 13th Jadi Hari Sial Banyak Orang

Konten kiriman user
Ilustrasi_Friday_the_13th-jsryv5c5t42zpaxldyk8.jpg
Ilustrasi Friday the 13th (sumber: shutter stock)
Banyak yang menganggap setiap Jumat yang jatuh pada tanggal 13 sebagai hari sial. Kepercayaan pada mitos tersebut kemudian menciptakan sebutan Friday the 13th. Kebetulan, Jumat pekan ini jatuh tepat pada tanggal 13.
ADVERTISEMENT
Tak sedikit yang mempertanyakan soal asal usul tercetusnya mitos tersebut. Mengutip dari The Independent, Jumat (13/3), mitos Friday the 13th diduga berasal dari kisah Perjamuan Terakhir yang dihadiri Yesus dan 12 muridnya pada Kamis Putih. Momen tersebut terjadi tepat satu hari jelang Jumat Agung.
Pada saat itu, angka 13 banyak diasosiasikan kepada Yudas Iscariot yang berkhianat kepada Yesus. Banyak yang percaya dari situlah awal munculnya mitos Friday the 13th sebagai hari sial.
de molay.jpg
Interograsi Jaques de Molay (sumber: Wikipedia)
Tak hanya itu, mitos Friday the 13th juga diperkuat dengan apa yang terjadi pada 13 Oktober 1307. Saat itu, Raja Prancis Philip IV menangkap dan mengesekusi ratusan Kesatria Templar atas tuduhan korupsi serta menyembah berhala.
Jelang eksekusi di depan Katredal Notri Dame, Kepala Orde Templar saat itu, Jacques de Molay, menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya tidak bersalah. Tak terima, ia pun mengucapkan kutukan yang ditujukan kepada mereka yang menyalahkannya
ADVERTISEMENT
"Tuhan tahu siapa yang salah dan telah berdosa. Kelak akan ada bencana kepada mereka yang telah mengeksekusi," ucap de Molay.
Karena ucapan inilah yang membuat hari Jumat pada tanggal 13 dianggap sebagai hari sial.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan