Konten dari Pengguna

Ayat tentang Isra Miraj: Arab, Latin, dan Artinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peristiwa Isra Miraj. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peristiwa Isra Miraj. Foto: Pixabay

Isra Miraj adalah rangkaian dua peristiwa yang terjadi hanya dalam waktu sehari semalam. Salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam ini juga dijelaskan dalam ayat suci Alquran.

Sahbri Shaleh Anwar dalam bukunya berjudul Kejadian Isra Miraj: Sebelum-Saat-Sesudah (2020: 65), Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa. Sedangkan Mi'raj merupakan lanjutan dari perjalanan Rasulullah SAW tersebut dari bumi menuju langit (Sidratul Muntaha).

Isra Miraj merupakan peristiwa nyata yang dialami Rasulullah. Peristiwa ini menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang Maha Besar.

Ilustrasi ayat suci Alquran yang menerangkan peristiwa Isra Miraj. Foto: Pixabay

Ayat tentang Isra Miraj

Kebenaran perjalanan Rasulullah SAW tersebut tertuang dalam beberapa ayat suci Alquran. Mengutip buku Ayat-Ayat Semesta karangan Agus Purwanto (2015: 08), ayat tentang Isra Miraj dijelaskan dalam surat Al Isra dan An Najm.

1. QS. Al Isra ayat 1

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ ءَايَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِير

sub-ḥānallażī asrā bi'abdihī lailam minal-masjidil-ḥarāmi ilal-masjidil-aqṣallażī bāraknā ḥaulahụ linuriyahụ min āyātinā, innahụ huwas-samī'ul-baṣīr

Artinya: "Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

2. QS. An Najm ayat 12-18

اَفَتُمٰرُوْنَهٗ عَلٰى مَا يَرٰى

a fa tumārụnahụ 'alā mā yarā

Artinya: "Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang dilihatnya itu?"

وَلَقَدْ رَاٰهُ نَزْلَةً اُخْرٰىۙ

wa laqad ra`āhu nazlatan ukhrā

Artinya: "Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,"

عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى

'inda sidratil-muntahā

Artinya: "(yaitu) di Sidratul Muntaha,"

عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوٰىۗ

'indahā jannatul-ma`wā

Artinya: "di dekatnya ada surga tempat tinggal,"

اِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشٰىۙ

iż yagsyas-sidrata mā yagsyā

Artinya: "(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya,"

مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغٰى

mā zāgal-baṣaru wa mā ṭagā

Artinya: "penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya."

لَقَدْ رَاٰى مِنْ اٰيٰتِ رَبِّهِ الْكُبْرٰى

laqad ra`ā min āyāti rabbihil-kubrā

Artinya: "Sungguh, dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang paling besar."

Berdasarkan ayat di atas, tak ada lagi alasan bagi umat Muslim untuk tidak mempercayai peristiwa Isra Miraj. Apalagi, Isra Miraj membawa hikmah bagi kehidupan manusia yang dirasakan hingga saat ini, yaitu perintah untuk menunaikan sholat lima waktu.

Lewat peristiwa pula Isra Miraj Allah SWT menunjukkan kebesaran-Nya. Dia mempertemukan Rasulullah SAW dengan Malaikat Jibril, Nabi Adam, Nabi Isa, Nabi Yusuf, Nabi Idris, Nabi Harun, Nabi Musa, dan Nabi Ibrahim.

(VIO)