Bacaan Bilal Sholat Idul Fitri Lengkap dengan Tata Caranya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat Idul Fitri merupakan ibadah sunnah muakkad yang dilakukan pada 1 Syawal oleh umat Islam. Berbeda dengan sholat wajib, sholat hari raya ini tidak diawali dengan adzan maupun iqamah. Hal ini dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang berbunyi:
وَعَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِيدَيْنِ غَيْرَ مَرَّةٍ وَلَا مَرَّتَيْنِ بِغَيْرِ أَذَانٍ وَلَا إِقَامَةٍ
Artinya: Dari Jabir bin Samurah RA ia berkata, "Aku sering shalat dua hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) bersama Nabi SAW, bukan sekali dua kali saja, tak ada azan dan iqamat." (HR. Muslim)
Sebagai penggantinya, bilal atau muraqqi akan melantunkan bacaan khusus untuk menandai bahwa sholat segera dimulai. Lalu, seperti apa bacaan bilal sholat Idul Fitri yang benar?
Bacaan Bilal Sholat Idul Fitri
Dihimpun dari buku Kumpulan Doa, Dzikir, dan Sholawat Al-Khoirot karya Fatih Syuhud dan sumber lainnya, berikut adalah rangkaian bacaan bilal sholat Idul Fitri.
1. Bacaan Bilal Sebelum Sholat Idul Fitri
Sebelum sholat Idul Fitri dimulai, bilal akan mengumandangkan takbir sambil menunggu jemaah berkumpul di masjid atau lokasi pelaksanaan sholat. Berikut bacaannya:
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ, اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ , لَا إلٰهَ إلَّا اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
صَلُّوْا سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ ×٢ الصَّلَاةَ جَامِعَةً
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allaahu akbar walillaahilhamdu. Shollu sunnata li’idil fitri rok’ataini jaami’ata rohimakumulloh (2x). Ashshalaata Jami’ah.
Artinya: "Allah Maha Besar (6x). Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah. Sholatlah kalian semua, sunah Idul Fitri dua rakaat secara berjamaah. Semoga Allah merahmati kalian semua.”
Selain itu, ada juga versi yang lebih panjang dan umum digunakan, yakni seruan yang diulang tiga kali dengan akhiran berbeda pada bagian terakhir.
الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ (diulang dua kali)
الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li’īdil fithri jāmi’ah rahimakumullāh. (diulang dua kali) As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li’īdil fithri lā ilāha illallāh.
Artinya: “(Marilah) sholat… (Marilah) sholat… (Marilah) sholat sunnah Idul Fitri berjamaah. Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya kepada kalian semua.” (dua kali) “(Marilah) sholat… (Marilah) sholat… (Marilah) sholat sunnah Idul Fitri. Tiada tuhan selain Allah.”
2. Bacaan Bilal Setelah Sholat Idul Fitri
Setelah menunaikan sholat Idul Fitri dua rakaat, bilal akan berdiri menghadap jemaah dan mengumandangkan bacaan berikut:
مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِينَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِينَ رَحِمَكُمُ اللَّهُ، إِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هُذَا يَوْمُ عِيْدِ الْفِطْرِ وَيَوْمُ السُّرُورِ وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ إِذَا صَعِدَ الْخَطِيبُ عَلَى الْمِنْبَرَ أَنْصِتُوا أَتَابَكُمُ اللَّهُ وَاسْمَعُوْا أَجَارَكُمُ اللَّهُ وَأَطِيعُوْا رَحِمَكُمُ اللَّهُ.
Ma'asyiral muslimin wa zumratal mu'minin rahimakumullahu, Flamů anna yaumakum hádzá yaumu 'idil fithri wa yaumus surûri wa yaumul maghfüri ahallallahu lakum fihith tha'ama wa harrama 'alaikum fihish shiyamu idzā sha'idal khathibu 'alal mimbari anshitú atsābakumullahu wasma'ù ajárakumullahu wa athiú rahimakumullahu.
Artinya: "Kaum muslimin dan muslimat! Semoga kalian semua dirahmati Allah! Ketahuilah. bahwa hari ini adalah hari Idul Fitri, hari kebahagiaan, hari pengampunan, dan hari dihalalkan untuk makan dan diharamkan berpuasa. Jika nanti khatib sudah naik ke mimbar, jangan ngobrol, simak baik-baik, patuhilah. Semoga Allah memberi pahala, balasan dan rahmat kepada kalian semua.”
3. Bacaan Bilal Ketika Khatib Naik ke Mimbar
Ketika khatib naik ke mimbar untuk menyampaikan khutbah Idul Fitri, bilal melantunkan bacaan berikut:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ مُحَمَّدٍ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ،وَاْلحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.
اَللّٰهُمَّ قَوِّاْلاِسْلاَمَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَيَسِّرْهُمْ عَلىٰ اِقَامَةِ الدِّيْنِ. رَبِّ اخْتِمْ لَنَامِنْكَ بِالْخَيْرِ وَيَاخَيْرَالنَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.
Allohumma sholli ‘ala muhammadin, Allohumma sholli ‘ala sayyidina muhammadin, Allohumma sholli ‘ala sayyidina wa maulanaa muhammadin, walhamdulillahi robbil ‘alamiin.
Allohumma qowwil Islaam minal muslimiina wal muslimaat, wal mu’miniina wal mu’minaat, al ahyaa’i minhum wal amwaat, wa yassirhum ‘ala iqoomatid diin. Robbikhtim lanaa minka bilkhoir, wa yaa khoerin naashiriin birohmatika yaa arhamarrohimiin.
Artinya: "Ya Allah, limpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad, pemimpin dan junjungan kami. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, kuatkanlah Islam dan umat Muslim, baik yang hidup maupun yang sudah meninggal. Mudahkanlah kami dalam menegakkan agama-Mu, dan berikanlah kami akhir yang baik dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang.”
4. Bacaan Bilal Setelah Selesai Khutbah Pertama
Setelah khatib menuntaskan khutbah pertama dan duduk sejenak, bilal mengumandangkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pengantar sebelum khutbah kedua hingga ibadah selesai. Bagian ini menjadi satu-satunya bacaan bilal sholat Idul Fitri yang singkat.
اَللّٰـهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىٰ اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allohumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala aali sayyidina Muhammad
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad.”
Menjelang Lebaran, tradisi mudik kembali menjadi perjalanan yang penuh makna untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga. Melalui semangat #KebaikanBersama, kumparan menghadirkan beragam informasi seputar mudik, dari kondisi rute perjalanan, tips mudik, hingga rekomendasi kuliner khas daerah.
Temukan info selengkapnya di kum.pr/mudik2026.
Baca juga: Niat Sholat Idul Fitri Lengkap untuk Imam dan Makmum
(RK)
