Bacaan Doa Angin Duduk dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Angin duduk merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyerang siapa saja. Saat terserang, penyakit ini akan menimbulkan rasa sesak tak tertahankan di bagian dada dan gejala lain seperti keluar keringat dingin, perut kembung, hingga mual-mual.
Dirangkum dari buku Kontroversi 101 Mitos Kesehatan karya dr. Florentina R. Wahjuni, angin duduk (angina) adalah gejala nyeri dada yang terjadi karena otot jantung tidak menerima cukup oksigen dari aliran darah.
Dalam bahasa Arab, angin duduk lebih dikenal dengan istilah rihul amar. Penyakit mematikan ini sudah ada sejak zaman Nabi. Selain diatasi dengan pengobatan medis, Islam juga mengajarkan umatnya untuk berikhtiar melawan angin duduk dengan berdoa.
Bagi Anda yang ingin mengamalkannya, simak bacaan doa angin duduk yang diajarkan Rasulullah SAW lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan artinya dalam ulasan berikut ini.
Bacaan Doa Angin Duduk
Doa angin duduk muncul dari kebingungan Rasulullah SAW ketika merawat cucunya yang sakit. Pada saat itu, cucu Rasulullah menderita rihul ahmar dan sering mengeluarkan darah dari rongga hidungnya.
Karena tidak tega, Rasulullah SAW bertanya pada Malaikat Jibril perihal penyakit tersebut. Malaikat Jibril kemudian mengajarkan sebuah doa.
Atas izin Allah SWT, doa tersebut berhasil membuat cucu Rasulullah SAW berhasil sembuh dari penyakit angin duduk. Dihimpun dari buku 180 Koleksi Doa Mustajab terbitan PTS Publishing House, berikut bacaan doa yang dimaksud.
اللهم إني أعوذبك من الريح الأحمر والدم الأسود والداء الأكبر
Allahumma inni a’uzubika minarrihil ahmar, waddamil aswad, waddail akbar.
Artinya: “ Ya Allah ya Tuhanku lindungi aku dari angin merah dan lindungi aku dari darah hitam (stroke) dan dari penyakit berat."
Cara Menghindari Angin Duduk
Angin duduk merupakan penyakit umum yang dapat terjadi kepada siapa pun dan kapan pun. Penyakit ini dapat dikatakan berbahaya dan berpotensi menyebabkan kematian.
Meski demikian, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari atau mencegah angin duduk. Dihimpun dari buku Menaklukan Pembunuh No.1 karangan Dr. A. Fauzi Yahya, Sp.J.P.(K), FIHA., berikut cara-cara yang dapat diterapkan.
1. Berhenti merokok
Bagi para perokok, berhenti melakukan kebiasaan tersebut adalah cara paling utama yang harus dilakukan untuk mencegah angin duduk. Jika terasa sulit, coba untuk mengurangi dan meninggalkan rokok sedikit demi sedikit.
Untuk orang-orang yang memang tidak merokok, pertahankan prinsip tersebut agar terhindar dari angin duduk. Hindari rokok maupun asapnya dari jangkauan Anda sebisa mungkin.
2. Rutin berolahraga
Melakukan olahraga secara rutin tidak hanya membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Kebiasaan ini juga akan mengurangi risiko terserang angin duduk. Meski memiliki aktivitas yang padat, sempatkan diri untuk berolahraga sekitar 20-30 menit setiap harinya.
3. Menerapkan pola makan sehat
Selain berolahraga secara rutin, pola makan yang sehat juga harus diterapkan. Hindari makanan berlemak jenuh serta perbanyak konsumsi biji-bijian, sayur, dan buah yang kaya akan vitamin, mineral, maupun serat. Dengan menerapkan pola makan sehat, risiko terkena angin duduk akan semakin rendah.
Frequently Asked Question Section
Penyakit angin duduk disebabkan karena apa?

Penyakit angin duduk disebabkan karena apa?
Angin duduk terjadi karena otot jantung tidak menerima cukup oksigen dari aliran darah.
Bagaimana rasanya terkena angin duduk?

Bagaimana rasanya terkena angin duduk?
Penyakit ini menimbulkan rasa sesak tak tertahankan di bagian dada dan gejala lain seperti keluar keringat dingin, perut kembung, hingga mual-mual.
Apa sebutan untuk angin duduk dalam bahasa Arab?

Apa sebutan untuk angin duduk dalam bahasa Arab?
Dalam bahasa Arab, angin duduk dikenal dengan istilah rihul amar.
(AAA)
