Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Buka Puasa yang Shahih Menurut Anjuran Rasulullah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa buka puasa. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa buka puasa. Foto: pixabay

Bulan Ramadhan membawa keberkahan tersendiri bagi umat Muslim. Di bulan yang suci ini, Allah Swt melimpahkan rahmat, ampunan, pahala, serta kasih sayang-Nya kepada umat.

Rasulullah SAW menganjurkan umat Muslim untuk memperbanyak ibadah wajib dan sunnah selama bulan Ramadhan. Selain bernilai pahala, ibadah tersebut juga bisa menjadi ampunan (maghfiroh) baginya selama hidup di dunia dan akhirat.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala (keridhaan) dari Allah SWT, maka akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR. Bukhari)

Sama seperti ibadah lainnya, puasa Ramadhan juga harus diawali oleh niat dan diakhiri dengan bacaan doa buka puasa. Bagaimana redaksinya yang sesuai dengan sunnah? Simak artikel berikut untuk mengetahui jawabannya.

Bacaan Doa Buka Puasa yang Sesuai Sunnah

Menurut Dr. Zakir Naik dalam buku Ilmu Tauhid Menurut Dr. Zakir Naik (2019), doa buka puasa yang paling shahih adalah doa yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar ra. Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa berikut ketika berbuka puasa:

Ilustrasi doa buka puasa. Foto: pixabay

dzahabazh zhamaa'u wabtalallatil 'uruuqu wa tsabatil ajru insyaa-Allaah.

Artinya: “Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala InsyaAllah.”

Selain itu, ada pula bacaan doa buka puasa lainnya yang bisa dibaca umat Muslim. Dirangkum dari buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya KH. Sulaeman bin Muhammad, berikut ragamnya:

Doa buka puasa sendiri

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Alloohumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaa rizqika athortu bi rohmatika yaa arhamar roohimin.

Artinya: “Ya Allah, untuk mulah aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih.”

Doa buka puasa bersama

Afthara ‘indakum ash shaaimuun wa akala tha'aamakum al abraaru wa shallat 'alaikumul malaa-ikah

Artinya: "Semoga orang-orang yang berpuasa berbuka di sisimu dan orang-orang yang baik makan makananmu, serta malaikat mendoakanmu."

Baca Juga: Doa Makan Kristen untuk Mengucap Syukur Kepada Tuhan

Ilustrasi doa buka puasa. Foto: pixabay

Lebih lanjut, Rasulullah SAW juga mengajarkan adab-adab ketika berbuka puasa. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Menyegerakan Berbuka

Ketika sudah memasuki waktu berbuka, maka dianjurkan bagi umat Muslim untuk menyegerakan buka puasanya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW.

Diriwayatkan oleh Bukhari, beliau bersabda: “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari)

2. Berbuka dengan kurma

Saat berbuka puasa disarankan makan kurma berjumlah ganjil. Apabila tidak ada, maka disarankan minum air. Annas radhiyallahu anha meriwayatkan, "Sebelum salat, Rasulullah berbuka puasa dengan memakan kurma. Bila tak ada kurma, Nabi makan kurma setengah matang. Namun bila tidak ada, Beliau minum air." (HR. Abu Dawud)

3. Berdoa sewaktu puasa dan berbuka

Umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa ketika berbuka puasa. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Tiga orang yang doanya tidak ditolak: (1). Pemimpin yang adil, (2). Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3). Doa orang yang terdzalimi.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

(IMR)