Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Kamilin Beserta Artinya yang Dipanjatkan Setelah Sholat Tarawih

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ayah berdoa. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ayah berdoa. Foto: Shutter Stock

Doa kamilin adalah doa yang dibaca usai melaksanakan sholat tarawih. Doa ini dipandu oleh seorang imam yang kemudian diikuti dan diaminkan oleh para jemaah.

Secara bahasa, doa kamilin berasal dari kata “kamil” yang artinya orang-orang yang sempurna. Redaksi ini diambil dari kata pertama dalam doa tersebut yang bertujuan untuk memohon kesempurnaan iman kepada Allah Swt.

Menurut Faqihudin Abdul dalam buku Qira'ah Mubaadalah, doa kamilin kerap menimbulkan keraguan bagi umat Islam, khususnya perempuan. Sebab, konteks yang dibicarakan di dalam doa tersebut memiliki maksud yang ambigu.

Tertulis dalam doa tersebut kalimat “Orang yang sempurna imannya, yaitu yang menikah dengan bidadari”. Muncul pertanyaan tentang apa artinya, apakah Muslimah harus turut mengaminkan atau tidak, dan lain sebagainya. Lantas, bagaimana lafaz doa kamilin?

Bacaan Doa Kamilin dan Artinya

Berikut bacaan doa kamilin dan artinya yang dikutip dari Buku Pintar Shalat karya Prof. Dr. H. M. Yunan Yusuf, dkk:

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Ilustrasi berdoa. Foto: Shutter Stock

Artinya:

"Yaa Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara sholat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Ilustrasi ibu berdoa. Foto: Shutter Stock

Secara konteks, doa di atas memuat permohonan kepada Allah Swt agar diberikan kesempurnaan iman. Dalam doa kamilin disebutkan beberapa kriteria “kesempurnaan iman” yang dimaksud. Di antaranya yang berpegang pada petunjuk, yang zuhud di dunia, dan lain-lain.

Selain itu, termuat juga di dalamnya permohonan tentang keberkahan malam yang mulia. Agar umat Islam yang membacanya bisa menjadi golongan orang yang berbahagia dan diterima amal shalihnya oleh Allah Swt.

Meskipun tidak tertulis dalam Alquran dan Sunnah, doa kamilin tetap dibolehkan untuk dibaca. Karena menurut Buya Yahya dalam Channel Youtube Al-Bahjah TV, semua amal yang maknanya tidak salah maka diperbolehkan, termasuk doa kamilin yang bermakna istimewa.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu doa kamilin?

chevron-down

Doa kamilin adalah bacaan doa yang dibaca usai melaksanakan sholat tarawih. Doa ini dipandu oleh seorang imam yang kemudian diikuti dan diaminkan oleh para jamaah.

Apa arti dari doa kamilin?

chevron-down

Doa kamilin berasal dari kata “kamil” yang artinya orang-orang yang sempurna. Redaksi ini diambil dari kata pertama dalam doa tersebut yang memohon kesempurnaan iman kepada Allah Swt.

Apa hukum membaca doa kamilin selepas sholat tarawih?

chevron-down

Meskipun doa kamilin tidak tertulis dalam Alquran dan Sunnah, doa ini tetap dibolehkan untuk dibaca. Karena menurut Buya Yahya dalam Channel Youtube Al-Bahjah TV, semua amal yang maknanya tidak salah maka diperbolehkan, termasuk doa kamilin yang bermakna istimewa.