Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Tahun Baru Masehi dan Keutamaannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan doa tahun baru Masehi adalah salah satu bacaan doa yang perlu diketahui umat Islam. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Bacaan doa tahun baru Masehi adalah salah satu bacaan doa yang perlu diketahui umat Islam. Foto: Pexels.com

Bacaan doa tahun baru Masehi adalah salah satu bacaan doa yang perlu diketahui umat Islam. Doa tahun baru Masehi adalah doa yang dibaca untuk menyambut pergantian tahun dalam kalender Masehi.

Dengan membaca doa tahun baru masehi, umat Islam dapat memperoleh keberkahan dan petunjuk dari Allah SWT untuk mengarungi perjalanan hidup dalam tahun baru Masehi.

Dengan merenungkan doa ini, umat Islam diingatkan untuk menjadikan setiap langkah mereka sebagai ibadah, memohon perlindungan dari godaan setan, dan mengharapkan pertolongan Allah SWT dalam menjaga diri dari keburukan.

Lantas, bagaimana bacaan doa tahun baru Masehi? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan di bawah ini:

Bacaan Doa Tahun Baru Masehi

Ilustrasi seseorang membaca doa tahun baru Masehi. Foto: Pexels.com

Dalam Al-Quran atau hadis, sebenarnya tidak ada bacaan khusus untuk doa tahun baru Masehi. Namun, banyak dari umat Islam membaca doa tertentu untuk menyambut tahun baru. Mengutip dari NU Online, berikut adalah bacaan doa untuk menyambut awal tahun:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

(Allahumma antal abadiyyul qadiimul awwalu wa'ala fadlika al-'azimi wa karimi judika al-mu'awwalu, wa hadza 'aamun jadidun qad aqbal. As'aluka al-'ishmata fiihi minash-shaytani wa auliya'ihi, wal-'awna 'ala hadzihin-nafsi al-ammara bis-su', wal-ishtighala bima yuqorribuni ilaika zulfaya, ya dzal-jalaali wal-ikram.)

Terjemahan:

"Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Abadi, Yang Maha Awal dan atas karunia-Mu yang agung dan kemurahan pemberian-Mu yang dapat diandalkan. Tahun baru telah tiba, aku memohon perlindungan dari setan dan para sekutunya di dalamnya, serta pertolongan untuk menghadapi diri yang cenderung kepada kejahatan. Aku berharap agar sibuk dengan hal-hal yang mendekatkan diriku kepada-Mu, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan."

Baca Juga: Contoh Bacaan Doa Menyambut Tahun Baru Bersama Kerabat

Keutamaan Membaca Doa Tahun Baru Masehi

Membaca doa awal tahun baru Masehi memiliki berbagai keutamaan. Foto: Pexels.com

Membaca doa awal tahun baru Masehi memiliki berbagai keutamaan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Perlindungan dan Pertolongan: Umat Muslim yang mengamalkan doa awal Tahun Baru Masehi diyakini akan mendapatkan perlindungan dan pertolongan dari segala macam bencana dan godaan.

  • Perlindungan dari Godaan Setan: Membaca doa awal tahun juga dianggap dapat menjaga dan melindungi dari godaan setan, karena Allah akan menugaskan dua malaikat untuk menjaganya

  • Permohonan Ampunan dan Bimbingan: Melalui doa awal tahun, umat Muslim juga dapat memohon ampunan dosa-dosa yang telah lalu dan meminta bimbingan agar aktivitas sehari-hari mendekatkan pada rahmat Allah

  • Membaca doa awal tahun merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam untuk menyambut tahun baru.

Baca Juga: Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriyah yang Mudah Diamalkan

Ibadah Lain untuk Menyambut Tahun Baru

Selain membaca doa tahun baru Masehi, ada beberapa hal lain yang dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam. Foto: Pexels.com

Selain membaca doa tahun baru Masehi, ada beberapa hal lain yang dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam, di antaranya:

  • Memperbarui Niat dan Semangat: Membuat niat dan tujuan di tahun baru Hijriyah untuk meningkatkan hubungan kita dengan Allah SWT

  • Berpuasa Sunah: Berpuasa pada hari Asyura, yang adalah hari kesepuluh dari bulan Muharram, memiliki makna penting dalam agama Islam

  • Meningkatkan Amal Ibadah: Meningkatkan kualitas salat, membaca Al-Qur'an dengan lebih rajin, berdzikir, dan melakukan amal kebaikan lainnya

  • Menghindari Perbuatan Maksiat: Berdasarkan pada ajaran Islam, menghindari perbuatan maksiat adalah satu langkah dalam meningkatkan ibadah

Dalam menghadapi tahun baru Masehi, sebagai Muslim, kita harus mengetahui amalan sunah yang dianjurkan pada bulan pertama sebagai sarana memperbaiki dan introspeksi diri agar lebih baik lagi.

(SAI)