Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal untuk Diamalkan Umat Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa terhindar dari fitnah Dajjal. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa terhindar dari fitnah Dajjal. Foto: Unsplash.

Dajjal merupakan salah satu fitnah terbesar yang akan datang menjelang hari kiamat. Ia digambarkan memiliki kemampuan di luar nalar manusia biasa, seperti mengatur curah hujan, menumbuhkan tanaman, hingga memperlihatkan sesuatu yang tampak seperti surga, padahal sejatinya adalah neraka.

Sebagai bentuk perlindungan, Rasulullah SAW mengajarkan doa terhindar dari fitnah Dajjal yang bisa diamalkan setiap muslim. Doa ini diriwayatkan dalam hadits Muttafaq 'alaih dan dianjurkan dibaca setiap selesai tasyahud akhir dalam shalat. Simak bacaan doa selengkapnya berikut ini!

Doa Terhindar dari Fitnah Dajjal

Ilustrasi doa terhindar dari fitnah Dajjal. Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Bunga Rampai Kelisanan Masyarakat Santri (2019) oleh Tristan Rokhmawan dkk, berikut bacaan doa terhindar dari fitnah Dajjal yang bisa diamalkan setiap hari:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ , وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ , وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ , وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma inni a'uudzubika min 'adzaabil qabri wa min 'adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamaati wa min fitnatil masiihid dajjaal.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari adzab Jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal." (HR. Muttafaq 'alaih).

Amalan Lain untuk Terhindar dari Fitnah Dajjal

Ilustrasi doa terhindar dari fitnah Dajjal. Foto: Unsplash.

Selain membaca doa di atas, terdapat amalan lain yang bisa dilakukan sebagai bentuk perlindungan dari fitnah Dajjal, yakni menghafal sepuluh ayat pertama surat Al-Kahfi. Ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya:

“Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, niscaya dia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal.” (HR. Muslim)

Surat Al-Kahfi sendiri dianjurkan untuk dibaca setiap hari Jumat sebagai bagian dari sunnah. Berikut bacaan sepuluh ayat awal Surat Al-Kahfi:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا ۜ

Alhamdu lillaahil ladzii anzala 'alaa 'abdihil kitaaba wa lam yaj'al lahuu 'iwajaa.

قَيِّمًا لِّيُنْذِرَ بَأْسًا شَدِيْدًا مِّنْ لَّدُنْهُ وَيُبَشِّرَ الْمُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا حَسَنًا

Qayyimal liyundzira ba'san syadiidan mil ladunhu wa yubasysyiral mu'miniinal ladziina ya'maluunash shaalihaati anna lahum ajran hasanaa.

مَّاكِثِيْنَ فِيْهِ اَبَدًا

Maakitsiina fiihi abadaa.

وَّيُنْذِرَ الَّذِيْنَ قَالُوا اتَّخَذَ اللّٰهُ وَلَدًا

Wa yundziiral ladziina qaaluttakhadza allaahu waladaa.

مَا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍ وَّلَا لِاٰبَاۤىِٕهِمْ ۗكَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ اَفْوَاهِهِمْ ۗاِنْ يَّقُوْلُوْنَ اِلَّا كَذِبًا

Maa lahum bihii min 'ilmiw wa laa li-aabaaa'ihim kaburat kalimatan takhruju min afwaahihim iy yaquuluuna illaa kadzibaa.

فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلٰٓى اٰثَارِهِمْ اِنْ لَّمْ يُؤْمِنُوْا بِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَسَفًا

Fala'allaka baakhi'un nafsaka 'alaaa aatsaarihim il lam yu'minuu bihaadzal hadiitsi asafaa.

اِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْاَرْضِ زِيْنَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ اَيُّهُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا

Innaa ja'alnaa maa 'alal ardhi ziinatal lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu 'amalaa.

وَاِنَّا لَجَاعِلُوْنَ مَا عَلَيْهَا صَعِيْدًا جُرُزًا

Wa innaa lajaa'iluuna maa 'alayhaa sha'iidan juruzaa.

اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ ۙكَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًا

Am hasibta anna ash-haabul kahfi war raqiimi kaanuu min aayaatinaa 'ajabaa.

اِذْ اَوَى الْفِتْيَةُ اِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوْا رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

Idz awal fityatu ilal kahfi faqaaluu rabbanaa aatinaa mil ladunka rahmataw wa hayyi' lanaa min amrinaa rasyadaa.

Baca Juga: Apakah Dajjal Itu Manusia? Ketahui Faktanya di Sini

(FHK)