Bacaan Dzikir Kamis beserta Keutamaan Mengamalkannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Islam, hari Kamis digolongkan sebagai hari yang istimewa dan memiliki banyak keutamaan. Sehingga, dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada hari tersebut seperti mengerjakan puasa Senin-Kamis.
Salah satu keutamaan hari Kamis yaitu diperiksanya seluruh amal perbuatan manusia di hadapan Allah SWT. Seperti dijelaskan dalam hadits yang dikutip dari buku Puasa Senin-Kamis karangan Imas Kurniasih, dari Abu Hurairah menyatakan Rasulullah bersabda:
“Amal-amal perbuatan itu diajukan pada hari Senin dan Kamis, oleh karena itu aku ingin amal perbuatanku diajukan pada saat aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)
Pesan penting yang disampaikan dari hadits di atas yaitu Rasulullah senang jika amalannya diperiksa saat beliau sedang berpuasa. Selain berpuasa, umat Muslim bisa mengamalkan dzikir kamis yang memiliki banyak keutamaan. Berikut bacaan dzikir yang bisa diamalkan umat Muslim di hari Kamis.
Bacaan Dzikir Kamis dan Doa yang Bisa Diamalkan Muslim
Deni Lesmana dalam buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki dan Kesuksesan, para ulama menyarankan untuk membaca dzikir Kamis ini setelah sholat wajib ataupun sholat sunnah. Adapun bacaan dzikirnya yaitu:
سُبْحَانَ اللهَ اْلعَظِيْمَ وَبِحَمْدِهِ
Subhaanalloohal ‘azhiima wa bihamdih.
Artinya: Segala puji bagi Allah yang Maha Besar dan segala puji bagi-Nya.
Fadhilah dari bacaan dzikir Kamis di atas adalah diberi ampunan atas segala dosa yang telah dilakukan. Selain memperbanyak dzikir, ada juga doa yang bisa dipanjatkan pada hari tersebut.
Dirangkum dari buku Doa dan Zikir Khusus Wanita karangan Muhammad Alcaff, berikut bacaan doa yang dilantunkan oleh Fatimah Az Zahra putri Rasulullah pada hari Kamis selama hidupnya:
Allhumma innii as'aluka hudaa wattuqaa wal 'afaafa wa ghinaa wal 'amala bima tuhibbu watardhaa, allhumma inni as'aluka mon quwwatika lidha'finaa wa min ghinaaka lifaqrinaa wa faaqatinaa, wamin hilmika wa 'ilmika li jahlinaa, allahumma shalli 'alaa muhammadin wa 'aali muhammadin, wa a'innaa 'alaa syukrika wa dzikrika, wa thaa'atika wa 'ibaadatika, birahmatika yaa arhamar raahimiin."
Artinya: Ya Allah, aku memohon petunjuk pada-Mu dan kehormatan dan kekayaan serta beramal sesuai dengan apa yang Engkau cintai dan ridhai. Ya Allah, aku memohon kekuatan dari-Mu karena kelemahan kami, kekayaan dari-Mu karena kefakiran dan kepapaan kami, dan kearifan dan ilmu dari-Mu karena kejahilan kami. Ya Allah, sampaikanlah sholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya dan bantulah kami supaya dapat bersyukur dan berzikir pada-Mu, dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih di antara yang mengasihi.
Dzikir dan doa yang dipanjatkan secara ikhlas hanya untuk mendapat ridho Allah, tentu memiliki keutamaan yang sangat besar. Apa saja?
Keutamaan Dzikir
Abdul Zulfidar Akaha dalam bukunya yang berjudul Panduan Praktis Doa & Dzikir Sehari-hari menjelaskan, ada empat keutamaan dzikir yang penting diketahui umat Muslim:
Dzikir adalah perintah Allah
Sebagaimaan dijelaskan dalam surat Al Ahzaab ayat 41 yang berbunyi:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah dengan menyebut nama Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.
Orang yang berdzikir dijanjikan surga
Janji tersebut dijelaskan dalam penggalan surat Al Ahzaab ayat 35 berikut:
وَالذَّاكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّالذَّاكِرٰتِ اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا
Artinya: Laki-Laki dan Perempuan yang banyak menyebut (Nama) Allah, Allah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.
Menjadi hamba yang diingat oleh Allah SWT
Orang yang sering berdzikir akan diingat oleh Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam surat Al Baqarah ayat 152 berikut:
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ ࣖ
Artinya: Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.
Allah selalu bersama orang yang berdzikir kepada-Nya
Itu dijelaskan dalam hadits qudsi dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman:
“Aku bersama sangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya jika dia menyebut-Ku. Jika dia menyebut-Ku dalam dirinya, Aku pun menyebut-Nya dalam diri-Ku. Dan apabila dia menyebut-Ku di hadapan orang banyak, Aku pun menyebutnya di hadapan orang-orang yang lebih baik dari mereka.” (HR. Bukhari nomor 6865 dan Muslim nomor 4832)
(IPT)
