Bacaan Iqomah dan Tata Cara Jadi Seorang Muadzin

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Iqomah atau yang biasa disebut qomat adalah seruan yang dikumandangkan muadzin sebagai pertanda bahwa sholat akan segera dimulai. Ketika muadzin memulai iqomah, jamaah mulai merapatkan barisan sholat dan disunnahkan untuk berdoa.
Menjadi muadzin adalah salah satu tugas yang disukai Allah. Mengutip buku Panduan Sholat Rasulullah oleh Imam Abu Wafa, dijelaskan bahwa adzan dan iqomah yang diucapkan oleh muadzin akan dibalas dengan pahala yang berlimpah. Balasan pahala tersebut juga datang dari orang-orang yang sholat bersamanya.
Allah SWT juga membanggakan amalan seorang muadzin di depan para malaikat, bahkan Allah akan mengampuninya dan memasukkannya ke dalam surga. Janji ini juga dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadits Uqbah bin Amir radiyallahu anhu:
يعجب ربكم من راعي غنم..يؤذن بالصلاة ويصلي.
فيقول الله:
انظروا إلى عبدي هذا، يؤذن ويصلي، يخاف مني، قد غفرت لعبدي وأدخلته الجنة”
Artinya: “Tuhan kalian takjub kepada pengembala kambing yang ada di puncak bukit gunung, dia mengumandangkan adzan untuk sholat lalu dia shalat, lalu Allah berfirman: Perhatikanlah hamba-Ku ini, dia mengumandangkan adzan lalu mendirikan shalat karena takut kepada-Ku, aku sungguh mengampuni hamba-Ku dan memasukkannya ke dalam Surga.”
Dari penjelasan di atas, menjadi muadzin adalah amalan yang yang mendatangkan banyak pahala. Bagi yang ingin mengerjakan amalan tersebut, umat Muslim harus menghafal tata cara dan beberapa bacaannya, salah satunya adalah iqomah.
Bacaan Iqomah
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar.
أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu allaa ilaaha illallaah.
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah.
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ
Hayya ‘alash shalaah.
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ
Hayya ‘alal falaah.
قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ،قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ
Qad qaamatish shalaah, qad qaamatish shalaah.
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar.
لَاإِلٰهَ إِلاَّاللهُ
Laailaaha illallaah
Syarat Muadzin
Dalam buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap oleh Moh. Rifa’i, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika ingin menjadi muadzin.
Beragama Islam
Sudah mencapai akil baligh dan mumayiz (bisa membedakan yang baik dan yang buruk)
Harus laki-laki
Adzan diserukan setelah masuk waktu sholat
Kalimat adzan dan iqomah berdasarkan contoh Rasulullah dan tidak diselingi kalimat-kalimat lain.
Suci dari hadats
Disunnahkan menyerukan adzan dengan suara kencang dan merdu.
Tata Cara Iqomah
Mengutip buku Pendidikan Agama Islam: Fikih untuk Madrasah Tsanawiyah oleh Zainal Muttain, disebutkan bahwa ketentuan adzan dan iqomah yang harus dipenuhi adalah:
Suci dari hadas kecil maupun besar
Berdiri menghadap kiblat
Memasukkan kedua anak jari ke kedua lubang telinga
Melambatkan bacaan adzan serta memisahkan tiap-tiap dua kalimat dan berhenti sebentar
Untuk iqomah, bacaan dipercepat
Menoleh ke kanan dengan kepala, leher, dan dada ketika mengucapkan “Hayya ‘alash-shalah”, dan menoleh ke kiri ketika mengucapkan “Hayya ‘alal falah”
Ada jeda waktu antara adzan dan iqomah untuk sholat sunnah dan menunggu jamaah lainnya
Tidak berbicara hingga iqomah
Wanita hanya diperbolehkan adzan dan iqomah ketika seluruh jamaah dan imam adalah wanita, dan tidak boleh menggunakan pengeras suara yang bisa terdengar oleh para lelaki di luar jamaah.
(ADB)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana bacaan iqomah?

Bagaimana bacaan iqomah?
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar. Asyhadu allaa ilaaha illallaah. Asyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Hayya ‘alash shalaah. Hayya ‘alal falaah. Qad qaamatish shalaah, qad qaamatish shalaah. Allaahu Akbar, Allaahu Akbar. Laailaaha illallaah
Apa arti dari iqamah?

Apa arti dari iqamah?
Iqomah atau yang biasa disebut qomat adalah seruan yang dikumandangkan muadzin sebagai pertanda bahwa sholat akan segera dimulai.
