Konten dari Pengguna

Bacaan Istirja dan Keutamaanya bagi Umat Muslim yang sedang Tertimpa Musibah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menangis, Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Menangis, Sumber: Pexels

Allah SWT akan memberikan setiap hamba-Nya ujian berupa cobaan dalam hidup, termasuk umat Muslim. Hal tersebut dilakukan agar keimanan setiap hamba-Nya teruji dan sebagai pelajaran agar dapat menjadi orang yang lebih baik.

Bentuk cobaan yang dialami setiap manusia akan berbeda-beda. Bisa dalam bentuk kabar buruk di mana ada anggota keluarga yang meninggal, bencana alam, diagnosis penyakit, masalah finansial, sampai hal kecil seperti sepeda motor mogok di jalan.

Dalam kondisi tersebut, tak sedikit manusia yang menyerah ketika dihadapkan pada cobaan, bahkan sampai merasa putus asa. Dari rasa putus asa, timbul emosi yang bisa menggoyahkan iman.

Agar iman tak tergoyahkan, sebaiknya umat Muslim meyakini bahwa Allah akan selalu ada untuk hamba-Nya. Dia juga tak akan memberikan cobaan yang tidak mampu dilewati setiap hamba-Nya.

Kunci ketika menghadapi musibah adalah menjaga kesabaran. Agar kesabaran terjaga, sangat dianjurkan bagi umat Muslim untuk menghafalkan bacaan istirja guna mendapatkan kemudahan.

Seperti yang dijelaskan dalam surat Al Baqarah ayat 154-155: “Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.”

Menangis, Sumber: Pexels

Bacaan Istirja

Dalam buku Majmu Syarif Kamil: Surah Yasin dan Al-Kahfi, doa-doa, dzikir Dalam Al Quran oleh Tim Shahih, dijelaskan bahwa istirja dibaca ketika mendapat ujian atau musibah, baik ujian kecil maupun besar.

Dari segi bahasa, istirja diambil dari kata raja’a yang memiliki arti berusaha untuk kembali. Maksudnya adalah kembali dan menyerahkan diri kepada Allah SWT dengan harapan segala urusan akan dilancarkan.

Bacaan ini juga menjadi pengingat umat Muslim yang sedang tertima musibah agar menjadi lebih sabar. Bacaannya adalah sebagai berikut:

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun

Artinya: Sesungguhnya kita adalah milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kita kembali.

Keutamaan Membaca Istirja

Mengutip dari buku Terjemahan Superlengkap Juz Amma oleh Uztad Muchtam Al Bantani, bacaan istirja memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

  • Ketika dihadapkan pada cobaan dari Allah SWT, mereka yang membacakan kalimat istirja akan mendapat keberkatan, rahmat, dan petunjuk dari-Nya.

  • Kalimat istirja juga dapat mendatangkan pahala besar ketika seseorang menghadapi musibah.

  • Bagi yang mengamalkan bacaan istirja, Allah akan memberikan mereka rumah di surga, terutama bagi orang tua yang anaknya sudah meninggal.

(ADB)