Bacaan Laqod Jaakum dan Keutamaan Jika Diamalkan Umat Muslim

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan laqod jaakum adalah bacaan dzikir yang berasal dari dua ayat terakhir surat At Taubah. Meski surat At Taubah termasuk golongan surat Madaniyah, sebagian ulama berpendapat bahwa dua ayat terakhir ini diturunkan di kota Mekkah.
Kedua ayat tersebut secara khusus menegaskan sifat mulia Nabi Muhammad SAW dan perintah untuk bertawakal kepada Allah SWT. Banyak keutamaan dari membaca dua ayat terakhir surat At Taubah, salah satunya diterangkan dalam hadist berikut.
Abu Ad-Darda' radhiyallahu 'anhu menyebutkan, "Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut di Shubuh dan sore hari sebanyak tujuh kali, maka Allah akan memberi kecukupan bagi kepentingan dunia dan akhiratnya." (HR Ibnu Sunni, Abu Daud, Syekh Syu'aib dan Abdul Qodir)
Apa Arti Laqod Jaakum?
Laqod jaakum merupakan sebutan untuk dua ayat terakhir surat At Taubah. Arti laqod jaakum sendiri bermakna tentang kepribadian Rasulullah SAW dan juga keimanan kepada Allah SWT. Karena artinya yang sangat bermakna tersebut, ayat ini kerap dianggap spesial sehingga dijadikan zikir untuk umat muslim.
Mengutip dari laman Nahdlatul Ulama, kedua ayat tersebut sempat menimbulkan kontroversi dalam sejarah pencantumannya ke dalam Al-Quran. Kilas balik, sejarah ini dimulai ketika Nabi Muhammad wafat dan Al-Quran belum tersusun serta tertulis dalam satu mushaf.
Hal ini terjadi karena sebelumnya Nabi Muhammad memang melarang penulisan Al-Quran. Dengan begitu, bacaan Al-Quran lebih banyak dijaga dengan hafalan para sahabat saja. Terdapat beberapa sahabat yang juga menulis bacaan Al-Quran di daun-daun dan pelepah kurma.
Pada masa Khalifah Abu Bakar, Umar bin Khatab mengusulkan untuk mengumpulkan ayat Al-Quran menjadi satu. Kemudian para penghafal Al-Quran dikumpulkan untuk menyusun ayat Al-Quran yang sudah mereka hafalkan.
Dalam proses penyusunan dan penulisan Al-Quran tidak mudah, karena ternyata hafalan para sahabat berbeda-beda. Ayat-ayat Al-Quran hanya ditulis dan dibukukan, apabila periwayatan bacaan sahabat jelas dan kuat.
Selama proses pembukuan, terdapat kekurangan ayat Al-Quran. Setelah itu, tim penyusun Al-Quran menanyakan kepada para sahabat satu per-satu. Adapun ayat yang kurang tersebut adalah surat At-Taubah 128-129.
Hingga akhirnya, surat At-Taubah 128-129 berhasil didapatkan dari hafalan Abu Huzaimah Al-Anshari. Riwayat dari Abu Huzaimah ini sempat diragukan karena beberapa sahabat tidak meriwayatkan ayat ini.
Setelah melalui beberapa proses panjang maka barulah disepakati tulisan, bacaan, dan arti ayat seperti yang ada saat ini. Ayat tersebut adalah ayat yang dahsyat, bahkan di dalam ajaran Tarekat Syadziliyiah ada perintah untuk membacanya sebanyak 7 kali setelah sholat lima waktu.
Pendiri Nahdlatul Ulama KH. A. Wahab Hasbullah pernah menyarankan dua ayat tersebut kepada umat Islam untuk diamalkan.
"Kalau kalian membaca ayat ini pagi hari, maka kalian tidak akan mati sampai sore, kalau kalian membaca ayat ini sore hari, maka kalian tidak akan mati sampai pagi hari. Kalau Allah menghendaki kamu mati, pasti Allah menjadikan kamu lupa membaca ayat ini (Laqadjaakun)," ujar KH. A. Wahab Hasbullah.
Baca juga: Bacaan Dzikir Pendek yang Dapat Diamalkan Umat Muslim
Bagaimana Bacaan Laqod Jaakum?
Berikut ini bacaan laqod jaakum atau dua ayat terakhir surat at Taubah dengan bahasa Arab, latin, dan artinya yang dikutip dari buku Keseimbangan Matematika Dalam Al Al Qur'an oleh Abah Salma Alif Sampayya.
لَـقَدۡ جَآءَكُمۡ رَسُوۡلٌ مِّنۡ اَنۡفُسِكُمۡ عَزِيۡزٌ عَلَيۡهِ مَا عَنِتُّمۡ حَرِيۡصٌ عَلَيۡكُمۡ بِالۡمُؤۡمِنِيۡنَ رَءُوۡفٌ رَّحِيۡمٌ فَاِنۡ تَوَلَّوۡا فَقُلۡ حَسۡبِىَ اللّٰهُ ۖ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ؕ عَلَيۡهِ تَوَكَّلۡتُ ؕ وَهُوَ رَبُّ الۡعَرۡشِ الۡعَظِيۡمِ
Laqod ja’akum rosuulum min anfusikum ‘aziizun ‘alaihi maa’anittum hariishun ‘alaikum bil mu’miniina ro’uufur rohiim. Fa in tawallau faqul hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa, ‘alaihi tawakkaltu wa huwa robbul ‘arsyil ‘azhiim.
Artinya: "Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman. Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku; tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung." (QS. At Taubah: 128-129).
Baca juga: 3 Bacaan Dzikir Supaya Hati Tenang untuk Diamalkan Umat Muslim
Apa Faedah dan Kegunaan Surat Laqod Jaakum?
Menurut KH. Musyaffa' Ali dalam buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa oleh Ust. Ahmad Zacky El-Syafa, barangsiapa yang membaca dua ayat terakhir surat At Taubah sebanyak tujuh kali setelah sholat fardhu, maka ia akan memperoleh manfaat sebagai berikut:
Jika kebetulan kondisinya lemah, maka ia akan mendapatkan kekuatan.
Jika kebetulan kondisinya terhina, maka ia akan mendapatkan kemuliaan.
Jika kebetulan kondisinya terdesak, maka ia akan mendapatkan pertolongan.
Jika kebetulan ia mengalami kesulitan, maka Allah akan memberinya kemudahan dalam segala hal.
Jika kebetulan ia memiliki utang, maka Allah akan memberinya jalan agar segera dapat melunasi hutang-hutangnya.
Jika kebetulan sedang mengalami kesusahan dan duka yang mendalam, maka Allah akan membuatnya gembira dan menghilangkan kedukaannya.
Jika kebetulan kondisi ekonominya morat-marit tidak menentu, maka Allah akan melapangkan rezekinya serta menambah kebaikannya.
Jika kebetulan kondisinya tertutup (terhalang) dari sesuatu, baik lahir maupun batin, maka Allah akan membukakan jalan keluar untuknya.
Baca juga: Kumpulan Dzikir Pembuka Rezeki yang Mudah Diamalkan Umat Muslim
Menurut Asy Syaikh Ahmad At-Tijani RA, terdapat beberapa manfaat lainnya bagi umat muslim yang membaca laqod jaakum. Berikut ini manfaatnya:
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat subuh, maka Allah akan menjaga hatinya
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat zuhur, maka Allah akan menghidupkan dan menetapkan hatinya (dalam keimanan) di dunia maupun di akhirat.
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat asar, maka dia tidak akan mati seperti matinya orang kaget.
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat magrib, maka dia akan diberi istiqomah (dalam beribadah) oleh Allah Swt.
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat isya, maka Allah akan menjaga dirinya dari penguasa zalim.
Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat sunah, maka Allah akan memberinya rezeki kepadanya bisa merasakan manisnya iman.
Barang siapa membaca ayat ini 77 kali setelah sholat Jumat, maka Allah akan menjaganya dari makan makanan haram.
Barang siapa membaca ayat ini 360 kali pada hari arafah, maka Allah akan menuntunnya dan mencukupinya dari kesusahan dunia akhirat.
Di samping itu, dua ayat tersebut juga berkhasiat dapat mendatangkan keajaiban dan insya Allah dapat bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW. Caranya adalah dengan membaca kedua ayat tersebut setiap hari sebanyak 41 kali.
(NDA dan FNS)
Frequently Asked Question Section
Apa faedah dan kegunaan surat laqod Jaakum?

Apa faedah dan kegunaan surat laqod Jaakum?
Abu Ad-Darda' radhiyallahu 'anhu menyebutkan, "Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut di Shubuh dan sore hari sebanyak tujuh kali, maka Allah akan memberi kecukupan bagi kepentingan dunia dan akhiratnya." (HR Ibnu Sunni, Abu Daud, Syekh Syu'aib dan Abdul Qodir)
Ayat laqod Jaakum surah apa?

Ayat laqod Jaakum surah apa?
Bacaan Laqod Jaakum adalah bacaan dzikir yang berasal dari dua ayat terakhir surat At Taubah
