Konten dari Pengguna

Bacaan Setelah Takbiratul Ihram agar Mendapat Pahala dari Allah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat, Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Sholat, Sumber: Pexels

Ucapan pertama yang dilakukan seorang Muslim ketika melaksanakan ibadah sholat adalah takbiratul ihram. Takbiratul ihram termasuk ke dalam rukun qauli atau rukun yang diucapkan, sebab yang telah mengucapkannya tidak boleh melakukan hal-hal yang akan membatalkan sholat.

Takbiratul ihram dilakukan dengan mengucapkan kalimat Allahu Akbar yang artinya Allah Maha Besar. Mengutip dari situs NU Online, ada beberapa persyaratan dalam mengucapkan takbiratul ihram, yaitu:

  • Harus dilakukan dalam posisi berdiri,

  • Harus menghadap ke arah kiblat,

  • Harus menggunakan bahasa Arab, kecuali belum dipelajari, diperbolehkan untuk mengucapkannya dalam bahasa lain,

  • Setiap lafadz Allahu Akbar harus didengar setidaknya oleh diri sendiri. Jika yang terdengar hanya sebagian, maka takbir tersebut tidak sah,

  • Pengucapan takbiratul ihram diiringi dengan hati yang membisikkan niat sholat.

Usai mengucapkan takbiratul ihram, ada doa yang harus dibacakan. Seperti bacaan setelah takbiratul ihram? Simak penjelasan berikut.

Sholat, Sumber: Pexels

Bacaan Setelah Takbiratul Ihram

Bacaan setelah takbiratul ihram adalah doa iftitah. Dalam buku Ragam Doa Iftitah, dijelaskan bahwa doa iftitah adalah doa yang dibaca antara takbiratul ihram dan ta’awuz ketika sholat, dan sebelum membaca surat Al Fatihah. Meski hukumnya sunnah, mereka yang membaca doa iftitah akan mendapat pahala di sisi Allah SWT.

Ada beberapa versi bacaan doa iftitah, salah satunya adalah:

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا، وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِنَّ صَلَاتِي، وَنُسُكِي، وَمَحْيَايَ، وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، لَا شَرِيكَ لَهُ، وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ، اللهُمَّ أَنْتَ الْمَلِكُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَنْتَ رَبِّي، وَأَنَا عَبْدُكَ، ظَلَمْتُ نَفْسِي، وَاعْتَرَفْتُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي جَمِيعًا، إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، وَاهْدِنِي لِأَحْسَنِ الْأَخْلَاقِ لَا يَهْدِي لِأَحْسَنِهَا إِلَّا أَنْتَ، وَاصْرِفْ عَنِّي سَيِّئَهَا لَا يَصْرِفُ عَنِّي سَيِّئَهَا إِلَّا أَنْتَ، لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِي يَدَيْكَ، وَالشَّرُّ لَيْسَ إِلَيْكَ، أَنَا بِكَ وَإِلَيْكَ، تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Artinya: Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik. Sesungguhnya salatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagiNya.

Oleh karena itu aku patuh kepada perintahNya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri. Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa. Tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji.

Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hambaMu. Aku telah menzhalimi diriku sendiri dan akui dosa-dosaku. Karena itu ampunilah dosa-dosaku semuanya. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa melainkan Engkau.

Tunjukilah aku akhlak yang paling terbaik. Tidak ada yang dapat menunjukkannya melainkan hanya Engkau. Jauhkanlah akhlak yang buruk dariku, karena sesungguhnya tidak ada yang sanggup menjauhkannya melainkan hanya Engkau.

Akan aku patuhi segala perintah-Mu, dan akan aku tolong agama-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu. Sedangkan keburukan tidak datang dari-Mu. Orang yang tidak tersesat hanyalah orang yang Engkau beri petunjuk.

Aku berpegang teguh dengan-Mu dan kepada-Mu. Tidak ada keberhasilan dan jalan keluar kecuali dari-Mu. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Kumohon ampunan dari-Mu dan aku bertobat kepada-Mu.

(ADB)