Konten dari Pengguna

Bacaan Sholawat Nuridzati dan 5 Keutamaan Mengamalkannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alquran dan Tasbih. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Alquran dan Tasbih. Foto: Pixabay

Sholawat merupakan bacaan doa yang bisa dipanjatkan umat Muslim untuk memuji Rasulullah. Bacaan sholawat ada banyak jenisnya, salah satunya sholawat nuridzati.

Sholawat nuridzati adalah bacaan doa yang disusun oleh Imam Abu al-Hasan Asy-Syadzili. Ia merupakan seorang ulama besar yang juga merupakan pendiri thoriqot Syadziliyah.

Beliau berkata, jika seseorang membaca sholawat nuridzati sebanyak satu kali artinya sama dengan membaca 100.000 sholawat. Berikut bacaan sholawat nuridzati lengkap dengan Arab, Latin, beserta terjemahannya yang dilansir dari buku 5 Shalat Pembangun Jiwa oleh Nasrudin Abd. Rohim.

Bacaan Sholawat Nuridzati

Alquran. Foto: Pixabay

اَللّٰهُمَّ صَلِّى وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىٰ سّيِّدِنَا مُحَمَّدِ نِالنُّوْرِ الذَّاتِى وَالسِّرِّ السَّارِى فِى سَائِرِ الْأَسْمَاءِ وَالصِّفَاتِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Allahumma Sholli Wa Sallim Wa Baarik ‘Ala Sayyidinaa Muhammadin-Nuridzaati Wassirris Saari Fii Saairil Asmaai Washifaati Wa ‘Ala Aalihi Wa Shohbihi Wa Sallim.

Artinya: “Ya Allah tambahkanlah kesejahteraan, keselamatan serta keberkahanMU kepada junjungan kami Baginda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa salam, yang merupakan cahaya Dzat (Allah) dan juga rahasia yang mengalir pada seluruh nama dan seluruh sifat, dan tambahkanlah pula kesejahteraan, keselamatan dan keberkahan kepada keluarga dan para sahabatnya.

5 Keutamaan Mengamalkan Sholawat Nuridzati

Alquran. Foto: Pixabay

Sholawat nuridzati dapat diamalkan setiap usai sholat fardhu paling sedikitnya tiga kali. Adapun lima keutamaan dari mengamalkan sholawat nuridzati yang dilansir dari buku 33 Shalawat oleh M. Ramli Husein Khalil, yaitu:

1. Memperlancar Rezeki

Keutamaan yang pertama dari membaca sholawat nuridzati ini adalah memperlancar rezeki. Siapa saja yang mengamalkannya sebanyak tiga kali setelah sholat fardhu, maka rezekinya akan lancar dan barokah.

2. Dapat Menyembuhkan Penyakit

Sholawat nuridzati juga dapat menyembuhkan penyakit. Cara mengamalkannya yang pertama adalah membaca niat dan memohon kepada Allah supaya berkenan menyembuhkan penyakitnya.

Kemudian, baca sholawat nuridzati ini pada segelas air putih. Mengenai jumlahnya bisa dipilih antara tiga kali, tujuh kali, 21 kali bahkan 41 kali. Sesuaikan dengan kemantapan hati masing-masing. Setelah itu tiupkan ke air putih tadi, kemudian diminum airnya.

Lakukan ini beberapa kali sampai dirasa ada perubahan pada sakit yang diderita. Kuncinya adalah melakukannya dengan penuh keyakinan dan tawakkal hanya pada Allah, Insya Allah akan segera diberi kesembuhan.

3. Pelindung Diri dari Marabahaya

Dengan membaca sholawat nuridzati sebelum bepergian ke luar rumah, insya Allah akan dilindungi dari marabahaya di jalan, seperti sihir, kerusuhan, perampokan, dan lainnya. Jadi, sebelum keluar rumah, bacalah sholawat nuridzati ini satu kali, kemudian dilanjutkan membaca Laa Haula Wa Laa Quwwata Illa Billah satu kali.

4. Mendapatkan Syafaat di Akhirat

Rasulullah berjanji akan menolong siapa pun yang bersholawat kepadanya di hari kiamat nanti. Sebagaimana hadist berikut ini:

Barangsiapa bersholawat kepadaku pada waktu pagi dan sore sebanyak sepuluh kali maka ia akan memperoleh pertolonganku (syafaat) pada hari kiamat nanti.” (HR. Thabrani).

5. Ditinggikan Derajat dan Dihapuskan Segala Dosa

Allah akan meninggikan derajat umat-Nya yang bersholawat kepada Nabi-Nya. Selain itu, Allah juga akan menghapuskan segala dosa dan kesalahan mereka. Rasulullah bersabda:

Siapa yang bersholawat kepadaku (Muhammad) satu kali maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali. Dan Allah akan menghapuskan seluruh kesalahannya serta meninggikan derajatnya.” (HR. Ahmad, Nasa’I, dan Hakim).

(NDA)