Konten dari Pengguna

Bacaan Takbiran Idul Fitri dan Artinya yang Dianjurkan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi takbiran Idul Fitri. Foto: Pinterest
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi takbiran Idul Fitri. Foto: Pinterest

Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh, umat Muslim merayakan hari kemenangan pada Idul Fitri. Dianjurkan bagi umat Muslim untuk menyambutnya dengan bahagia lewat memperbanyak bacaan takbir atau takbiran.

Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang menhidupkan malam pada dua malam hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha) karena Allah demi mengharap ridha-Nya, maka hatinya tidak akan mati pada hari di mana hati manusia menjadi mati.” (HR. As-Syafi’i dan Ibn Majah)

Takbiran Idul Fitri termasuk jenis takbir mursal, yaitu takbir yang pembacaannya tidak terikat oleh waktu. Biasanya, takbiran Idul Fitri dikumandangkan sepanjang malam hari raya di masjid dan musala. Di Indonesia, momen ini dikenal dengan malam takbiran. Takbiran Idul Fitri diakhiri saat imam memulai sholat Id.

Takbiran Idul Fitri juga dapat dimaknai sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas keberhasilan umat Muslim dalam melewati berbagai ujian di bulan Ramadhan dengan mengagungkan kebesaran-Nya. Allah berfirman:

Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.” (QS. Al Baqarah: 185)

Bacaan Takbiran Idul Fitri

Ilustrasi takbiran Idul Fitri. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dikutip dari buku Terapi Shalat Sempurna oleh Ustaz Ahmad Baei Jaafar, berikut bacaan takbiran Idul Fitri yang dapat dikumandangkan untuk menyambut hari raya.

Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar

Laa illaa haillallahuwaallaahuakbar

Allaahu akbar walillaahil hamd (3 kali)

Artinya: “Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.”

Kemudian dapat melengkapinya dengan membaca:

Allahu akbar.. Allahu akbar. Allahu akbar. Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil - hamd. Allahu akbar. Allahu akbar. Allahu akbar. Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wasubhaanallaahi bukrataw - wa ashillaa. Laa - ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu, mukhlishiina lahuddiin, walau karihal - kaafiruun. Walau karihal munafiqun. Walau karihal musyriku. Laa - ilaaha - illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, - wa - a'azza - jundah, wahazamal - ahzaaba wahdah. Laa - ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Artinya: “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, dan bagi-Nya segala puja dan puji. Allah Mahabesar dan pujian bagi Allah sebanyak-banyaknya, bertasbih kepada Allah setiap pagi dan petang. Tidak ada Tuhan kecuali Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya dengan ikhlass menjalankan agama walaupun orang-orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata. Benar janji-Nya, dan menolong hamba-Nya, juga lasskar-Nya dan menghancurkan musuh-Nya dengan diri-Nya semata. Tidak ada Tuhan kecuali Allah. Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, dan bagi Allah semata segala puja dan puji.”

(ADS)