Bagaimana Anda Dapat Membedakan Manusia dan Kendaraan dalam Sebuah Image?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di era digital saat ini, beragam teknologi canggih terus berkembang dan mempermudah berbagai aktivitas manusia. Salah satunya dalam hal pengolahan dan analisis data visual.
Perkembangan tersebut memungkinkan komputer memahami dan menafsirkan informasi dari gambar maupun video dengan lebih cepat dan akurat. Kemampuan ini banyak dimanfaatkan dalam sistem pengawasan lalu lintas, kendaraan otonom, hingga berbagai teknologi keamanan modern.
Dengan dukungan teknologi digital, mesin dapat mengenali objek tertentu di dalam gambar, termasuk membedakan manusia dan kendaraan. Berbagai sistem tersebut telah dirancang agar mampu mengenali perbedaan objek dengan tingkat ketelitian yang baik.
Pertanyaannya, bagaimana mesin dapat melakukan proses tersebut dengan akurasi yang tinggi? Mari simak informasi selengkapnya berikut ini.
Bagaimana Membedakan Manusia dan Kendaraan dalam Sebuah Image?
Kemampuan komputer untuk mengenali dan membedakan objek merupakan salah satu bentuk penerapan Pengolahan Citra Digital (Digital Image Processing).
Dikutip dari buku Pengantar Pengolahan Citra karya Rinaldi Munir, pengolahan citra adalah proses memanipulasi citra digital menggunakan algoritma komputer untuk meningkatkan kualitas gambar atau mengekstrak informasi tertentu. Proses ini melibatkan konversi sinyal dari kamera menjadi data numerik yang dapat diolah secara matematis oleh komputer.
Citra yang dimaksud adalah gambar diam seperti foto. Sementara itu, istilah digital mengacu pada proses pengolahan gambar yang dilakukan menggunakan komputer.
Berdasarkan informasi dari laman Ma'soem University, terdapat beberapa tahapan penting dalam proses pengolahan citra, yaitu sebagai berikut:
1. Perbaikan Kualitas Citra (Image Enhancement)
Tahap ini bertujuan untuk menonjolkan fitur tertentu agar gambar lebih mudah dianalisis. Beberapa teknik yang umum digunakan dalam proses Image Enhancement antara lain:
Pengaturan kontras: Dilakukan untuk memperjelas perbedaan antara objek dan latar belakang agar detail gambar lebih mudah terlihat.
Penyesuaian pencahayaan: Bertujuan untuk membuat gambar yang terlalu gelap atau terlalu terang menjadi lebih seimbang dan nyaman dilihat.
Pengurangan gangguan gambar (noise reduction): Digunakan untuk mengurangi bintik atau gangguan visual pada gambar sehingga citra yang buram dapat terlihat lebih jelas.
2. Restorasi Citra (Image Restoration)
Berbeda dengan enhancement, restorasi citra berfokus pada perbaikan gambar yang mengalami kerusakan teknis. Contohnya seperti gambar yang kabur akibat getaran kamera atau gangguan sinyal saat proses pengiriman data.
3. Segmentasi Citra (Image Segmentation)
Pada tahap ini, objek dipisahkan dari latar belakangnya. Segmentasi menjadi proses penting sebelum komputer melakukan pengenalan objek. Misalnya, memisahkan gambar pelat nomor kendaraan dari badan mobil agar dapat dibaca oleh sistem parkir otomatis.
4. Pengenalan Objek (Object Recognition)
Tahap berikutnya dalam pengolahan citra digital adalah Object Recognition atau pengenalan objek. Dalam proses ini, sistem akan menganalisis beberapa elemen penting, seperti:
Pola objek: Komputer mengenali susunan atau pola tertentu yang menjadi ciri khas sebuah objek di dalam gambar.
Bentuk objek: Sistem menganalisis bentuk dasar objek untuk membedakan manusia, kendaraan, pohon, maupun objek lainnya.
Tepi objek: Pendeteksian tepi dilakukan untuk mengetahui batas antarobjek sehingga proses identifikasi menjadi lebih akurat.
Melalui analisis tersebut, komputer dapat menentukan apakah sekumpulan piksel pada gambar merupakan wajah manusia, kendaraan, pohon, atau rambu lalu lintas.
Baca Juga: 7 Contoh AI Tools yang Digunakan untuk Text-to-Image, Hasilnya Realistis!
(ANB)
