Bagaimana Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) merupakan suatu pembangkit listrik skala kecil yang menggunakan saluran air seperti sungai atau air terjun sebagai tenaga penggeraknya. Mengutip buku Arif Cerdas oleh Christiana Umi, batas kapasitas yang dihasilkan oleh mikrohidro antara 5 kW sampai 1 MW per unit.
Karena tidak membutuhkan ketinggian air yang besar, PLTMH sangat cocok untuk menunjang jaringan listrik di daerah terpencil dan pedesaan. Terdapat banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari penggunaan sistem pembangkit listrik tenaga mikrohidro, antara lain:
PLTMH tidak membutuhkan dana yang besar karena menggunakan energi alam.
Konstruksinya sederhana dan bisa dioperasikan di daerah terpencil menggunakan tenaga kerja dari penduduk setempat.
Beroperasinya PLTMH tidak akan mencemari lingkungan.
PLTMH dapat diintegrasikan dengan program lainnya seperti sistem irigasi dan perikanan.
Sudah jelas bahwa tenaga listrik mikrohidro sangat bagus dan menguntungkan masyarakat setempat. Tapi bagaimana cara kerja pembangkit listrik tenaga mikrohidro? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan berikut.
Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH)
Mengutip dari buku PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro): Panduan Lengkap Membuat Sumber Energi Terbarukan Secara Swadaya oleh Hunggul Nugroho, pembangkit tenaga listrik mikrohidro pada dasarnya memanfaatkan beda ketinggian serta jumlah debit air per detik yang ada pada aliran air irigasi, sungai atau air terjun. Kemudian energi ini dihubungkan dengan generator listrik yang nantinya akan menghasilkan energi listrik.
Secara teknis, ini merupakan sistem konversi energi dari bentuk ketinggian dan aliran ke dalam bentuk energi mekanik dan energi listrik. Untuk membangun sistem pembangkit listrik tenaga mikrohidro dibutuhkan beberapa komponen, yaitu:
Bendungan untuk mengalihkan air melalui sebuah pembuka di bagian sisi sungai ke dalam bak pengendap
Bak penenang, digunakan untuk mencegah sampah, batu, pasir dan benda lainnya masuk ke dalam pipa pesat yang bisa merusak atau mengganggu fungsi turbin. Selain itu, bak penenang juga berguna mencegah turbulensi air sebelum diterjunkan melalui pipa pesat.
Pipa pesat (Penstock) dibutuhkan untuk menggerakan turbin agar dapat menghasilkan energi yang maksimal.
Bagian yang paling penting dari sistem mikrohidro adalah Turbin. Komponen ini berfungsi untuk mengubah putaran yang dihasilkan menjadi energi listrik. Hal tersebut dilakukan dengan puli pada rotor yang dihubungkan dengan puli pada generator.
Selanjutnya dibutuhkan generator untuk menghasilkan listrik dari putaran mekanis turbin
Ketika menggunakan komponen-komponen di atas, kondisi geografis serta aliran air suatu tempat juga harus dipertimbangkan.
(ADB)
