Konten dari Pengguna

Bagaimana Cara Mengembalikan Hutan Seperti Semula?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hutan di Pulau Kalimantan.
zoom-in-whitePerbesar
Hutan di Pulau Kalimantan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan yang gundul karena ulah manusia. Hutan gundul merupakan kondisi yang tercipta akibat adanya tindakan tak bertanggungjawab yang dilakukan seseorang.

Kondisi hutan gundul disebabkan oleh perilaku manusia yang melakukan penebangan liar atau pembakaran hutan secara disengaja. Padahal, hutan memiliki fungsi hidrologis yang berperan sebagai penyimpan air dalam tanah.

Jika hutan menjadi gundul, bumi akan kehilangan sumber mata air, bahkan berisiko dilanda kekeringan yang cukup parah. Oleh karenanya sangat penting bagi manusia untuk melakukan perawatan hutan, baik yang masih lebat maupun yang sudah gundul.

Lalu bagaimana cara mengembalikan hutan seperti semula? Berikut 6 cara yang dapat dilakukan untuk mengembalikan hutan.

Kawasan blok koleksi Tahura Wan Abdul Rachman Pesawaran, Kamis (19/11) | Foto : Sidik Aryono/ Lampung Geh

Reboisasi

Reboisasi adalah penanaman kembali untuk proses penghijauan hutan yang telah gundul. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menanam lebih banyak tumbuhan dibandingkan dengan menebang satu tumbuhan. Jika manusia melakukan cara ini, hutan akan selalu tampak hijau dan kelestariannya akan terjaga.

Tebang Pilih

Istilah tebang pilih merujuk kepada aktivitas memanen dengan sistem silvikultur, meliputi cara penebangan dengan batas diameter dan permudaan hutan. Tebang pilih dilakukan kepada dewasa dan membiarkan pohon kecil untuk berkembang.

Tidak Melakukan Sistem Ladang Berpindah

Ladang berpindah adalah kegiatan bercocok tanam dari satu ladang ke ladang lainnya karena ada ketidakcocokan tanah. Sistem seperti ini sering dilakukan oleh petani yang tidak ingin ambil pusing.

Jika dibiarkan terus menerus, lahan lama yang tidak digunakan akan tandus dan kekeringan. Sebaiknya para petani tetap konsisten dengan satu ladang dan tidak pindah ke ladang lainnya.

Perhatikan Perilaku Saat di Hutan

Saat beraktivitas atau menjalani kegiatan di dalam hutan, ada baiknya manusia selalu menjaga dan melindungi hutan. Dalam hal ini, hindari perilaku yang memicu terjadinya kebakaran hutan seperti membuang puntung rokok sembarangan. Membiarkan api kecil menyala juga berpotensi menciptakan kebakaran hutan.

Memberlakukan Kebijakan

Manusia cenderung melakukan penebangan pohon secara liar dan ilegal dalam hutan. Oleh sebab itu, pemerintah perlu menerapkan kebijakan ketat yang mengatur tentang pelanggaran tersebut. Selain merusak hutan dan ekosistem alam, penebangan liar juga merugikan warga sekitar.

Langkah yang dapat ditempuh pemerintah adalah dengan pembatasan izin dalam pembabatan hutan. Selain itu juga bisa dilakukan dengan menerapkan pajak tinggi untuk para pebisnis yang berniat membuka lahan.

Pemerintah daerah pun dapat bekerjasama dengan warga sekitar untuk membentuk polisi hutan. Polisi hutan bertugas untuk menjaga keamanan hutan dari manusia yang tidak bertanggungjawab.

(HDP)