Bagaimana Hukum Haid Lebih dari 15 Hari karena KB dalam Islam?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang Muslimah perlu mengetahui mengenai hukum haid lebih dari 15 hari karena mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Hal tersebut penting karena berkaitan dengan kewajiban melakukan sholat, puasa, dan ibadah lainnya.
Perempuan yang telah baligh akan mengalami haid setiap bulan. Siklus haid normal pada kebanyakan perempuan akan terjadi di rentang waktu 21 hingga 35 hari dan dapat berlangsung selama 2 hingga 7 hari.
Dalam Islam, haid merupakan bagian dari hadats besar. Jika seorang perempuan haid, ia dilarang untuk melakukan sholat, puasa, membaca Alquran, dan melakukan tawaf.
Lalu, bagaimana hukumnya jika haid terjadi lebih dari 15 hari karena minum pil Keluarga Berencana? Simak uraian lengkapnya berikut ini.
Hukum Haid Lebih dari 15 Hari karena KB
KB merupakan alat kontrasepsi yang dapat memengaruhi siklus menstruasi pada perempuan. Pada beberapa perempuan, efek KB dapat mengakibatkan haid yang lebih dari 15 hari. Lalu, bagaimana hukum haid lebih dari 15 hari karena KB dalam Islam?
Menurut Imaduddin Utsman Al-Bantanie dalam Buku Induk Fiqih Islam Nusantara, mayoritas ulama menyepakati bahwa lamanya haid pada perempuan dapat berlangsung hingga 15 hari. Sehingga, haid yang keluar setelah itu dapat dikategorikan sebagai darah istihadhah.
Secara syariat, istihadhah diartikan sebagai darah yang keluar secara terus menerus di luar siklus haid normal perempuan. Darah ini keluar karena adanya penyakit atau gangguan hormon yang diakibatkan oleh alat kontrasepsi.
Karena istihadhah tidak dikategorikan sebagai darah haid, maka perempuan yang mengalami istihadhah memiliki kewajiban untuk melakukan shalat, puasa, dan ibadah lainnya. Adapun cara bersuci dari darah istihadhah adalah sebagai berikut:
Membasuh kemaluannya
Melakukan wudhu
Mengganti pakaian yang terkena najis (darah)
Mengenakan pembalut yang baru, guna menghindari pakaian dari najis
Perbedaan Antara Darah Haid dan Istihadhah
Mengutip dari buku Shalatul Mukmin karya Kasimun, terdapat 3 perbedaan antara darah haid dan istihadhah, yakni:
1. Secara Warna
Darah haid berwarna lebih kehitam-hitaman dan baunya busuk menyengat. Sementara darah istihadhah berwarna merah biasa dan tidak berbau busuk.
2. Sumber Keluarnya
Haid merupakan darah yang keluar dari bagian rahim yang paling dalam. Sementara istihadhah keluar dari mulut rahim, tepatnya dari urat.
3. Penyebab Keluarnya
Darah haid adalah darah yang sehat dan keluar secara rutin dalam siklus tertentu. Sementara istihadhah adalah darah yang keluar karena penyakit atau karena adanya gangguan hormon dan tidak keluar secara rutin.
(PHR)
Frequently Asked Question Section
Haid pada perempuan terjadi berapa hari?

Haid pada perempuan terjadi berapa hari?
Normalnya, haid pada perempuan berlangsung 2 hingga 7 hari setiap bulan.
Apa yang dimaksud dengan istihadhah?

Apa yang dimaksud dengan istihadhah?
Istihadhah merupakan darah yang keluar di luar siklus haid perempuan.
Apa penyebab keluarnya darah istihadhah?

Apa penyebab keluarnya darah istihadhah?
Darah istihadhah keluar karena adanya penyakit atau gangguan hormon yang diakibatkan oleh alat KB.
