Konten dari Pengguna

Bagaimana Perwujudan Prinsip Kesatuan dalam Konteks Kehidupan Sosial?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi persatuan dan kesatuan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi persatuan dan kesatuan. Foto: Shutterstock

Kesatuan dan persatuan menjadi salah satu faktor terpenting dalam menjaga keutuhan suatu negara, termasuk Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki kebudayaan yang sangat beragam, mulai dari suku, ras, agama, hingga bahasa.

Jika masyarakat tidak menanamkan rasa kesatuan dan persatuan dalam hati, keberagaman itu justru akan menjadi bumerang dan memicu perpecahan dalam kehidupan masyarakat.

Mengutip buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang diterbitkan Kemendikbud (2017), bersatunya bangsa Indonesia didorong oleh kemauan rakyat yang sadar dan penuh tanggung jawab untuk mencapai kehidupan bangsa yang bebas dan merdeka.

Karena itu, persatuan bangsa perlu terus dibina. Salah satu caranya yakni dengan mewujudkan prinsip kesatuan dan persatuan bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Perwujudan itu bisa dilakukan dalam berbagai bidang, baik ekonomi, politik, hankam, hingga kehidupan sosial.

Lantas, bagaimana perwujudan prinsip kesatuan dan persatuan dalam konteks kehidupan sosial? Berikut informasi lengkapnya.

Perwujudan Prinsip Kesatuan dalam Kehidupan Sosial

Ilustrasi Bhinneka Tunggal Ika. Foto: iStock

Semboyan Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki arti “Berbeda-beda tetapi tetap satu”. Itu menggambarkan bahwa meski Indonesia terdiri atas aneka ragam budaya, persatuan dan kesatuan adalah hal yang harus dijunjung tinggi.

Rasa kesatuan dan persatuan itu hendaknya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Awali dengan menanamkan rasa bahwa masyarakat Indonesia adalah satu.

Tidak ada yang membedakan antara masyarakat yang satu dengan lainnya. Hak-hak yang diperoleh pun harus sama, kemajuan masyarakatnya sama, merata dan seimbang, serta adanya keselarasan kehidupan yang sesuai dengan kemajuan bangsa.

Lalu, pahami bahwa budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu. Corak ragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan budaya yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya bangsa. Di mana hasilnya bisa dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia.

Berikut contoh sikap yang mampu mencerminkan perwujudan prinsip kesatuan dan persatuan dalam kehidupan sosial:

  • Berteman dengan siapa saja, tidak memandang ras, agama, suku, budaya, maupun adat istiadat.

  • Mengutamakan sikap tenggang rasa dan toleransi yang tinggi di setiap sikap dan perilaku sehari-hari.

  • Selalu mengedepankan gotong royong.

  • Memutuskan segala sesuatu dengan bermusyawarah.

  • Selalu mengedepankan sikap simpati dan empati kepada siapa pun yang tengah mengalami kesulitan.

  • Mau membantu sesama saudara sebangsa yang sedang terkena musibah.

  • Menaati segala peraturan, adat istiadat, dan norma yang berlaku.

  • Ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi mulai dari tingkat desa hingga tingkat yang paling tinggi, misalnya pemilihan presiden.

  • Mengikuti upacara bendera setiap Senin di sekolah atau yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.

(ADS)