Konten dari Pengguna

Bahan Pangan Nabati: Pengertian, Kelebihan, dan Contohnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bahan pangan nabati. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bahan pangan nabati. Foto: pixabay

Bahan pangan nabati adalah kelompok bahan pangan yang bersumber dari hasil pertanian. Berdasarkan jenisnya, bahan pangan nabati dibedakan menjadi dua kelompok yaitu tanaman holtikultura dan tanaman pangan.

Mengutip buku Prakarya dan Kewirausahaan untuk SMA/MA Kelas X oleh Arif Kurniawan, tanaman hortikultura yang umum digunakan sebagai bahan pangan meliputi sayur-sayuran dan buah-buahan. Sedangkan tanaman pangan yang umum digunakan meliputi kelompok serealia, kacang-kacangan, dan umbi-umbian.

Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang bahan pangan nabati lengkap dengan contoh dan kelebihannya.

Bahan Pangan Nabati dan Contohnya

Bahan pangan nabati berasal dari bahan organik yang dihasilkan tumbuhan ketika membuat makanannya sendiri. Bahan organik ini kemudian dikonsumsi oleh manusia hingga menjadi sumber karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin bagi tubuh. Contoh bahan pangan nabati di antaranya:

Ilustrasi bahan pangan nabati. Foto: pixabay

1. Serealia

Serealia adalah biji-bijian yang kaya akan karbohidrat. Contoh serealia adalah beras, gandum, oat, barley, dan jagung. Bagian utama struktur bijinya adalah kulit ari, butir biji, dan lembaga/embrio. Sedangkan bagian kulitnya terdiri atas sel epidermis dan pericarp.

Mengutip buku Ilmu Bahan Makanan oleh Yosfi Rahmi, umumnya serealia kaya akan protein, rendah kandungan lemak, dan kaya serat kasar. Serealia mengandung vitamin E dan B kompleks, serta banyak mineral.

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah biji-bijian dengan ukuran yang relatif besar. Kacang-kacangan mengandung banyak serat yang diperlukan untuk tubuh. Jenisnya antara lain kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, kacang mete, kacang pinus, kacang almond, dan lain-lain.

3. Sayur-sayuran

Sayur-sayuran tergolong bahan pangan nabati dengan kandungan gizi yang cukup kompleks. Sayur-sayuran umumnya mengandung vitamin yang lengkap untuk tubuh. Jenis sayuran antara lain bayam, kangkung, kol, seledri, terong, dan lain-lain.

4. Buah-buahan

Buah-buahan dikenal dengan rasanya yang enak dan nutrisinya yang lengkap. Bahan pangan yang satu ini merupakan sumber berbagai vitamin (Vit A, B, B1, B6, C), mineral, dan serat pangan. Jenisnya beragam, di antaranya pisang, jeruk, nanas, durian, manggis, semangka, dan lain-lain.

Kelebihan Bahan Pangan Nabati

Mengutip buku Tataboga 1: Masakan Nusantara oleh Lise Asnur, bahan pangan nabati memiliki kelebihan dibanding dengan bahan pangan hewani, antara lain:

  1. Bahan pangan nabati memiliki daya simpan yang jauh lebih panjang daripada bahan pangan hewani. Pendeknya daya simpan ini terkait dengan struktur jaringannya

  2. Bahan pangan nabati bersifat solid, sehingga tidak mudah terpenetrasi oleh faktor tekanan dari luar.

  3. Bahan pangan nabati umumnya kaya akan sumber karbohidrat, vitamin, mineral, lemak, dan protein.

(MSD)