Bahasa Bugis Aku Sayang Kamu dan 7 Ungkapan Cinta Lainnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Bugis merupakan salah satu bahasa daerah yang memiliki banyak penutur. Nama bahasa Bugis diambil dari nama etnis masyarakat penutur bahasa tersebut, yaitu masyarakat Bugis yang bermukim di wilayah Sulawesi Selatan.
Dikutip dari Sistem Simbol Bahasa dan Komunikasi Seri Pengantar Studi Kebudayaan oleh Alo Liliweri (2021: 29), selain masyarakat di Sulawesi Selatan, bahasa Bugis juga dipakai di Kalimantan, Maluku, Papua, Sumatra, hingga Sabah, Malaysia.
Bahasa Bugis termasuk ke dalam 10 bahasa daerah dengan penutur paling banyak di Indonesia. Berdasarkan sensus tahun 2021, bahasa ini dituturkan oleh sekitar 4,3 juta jiwa.
Mereka menggunakan bahasa Bugis dalam percakapan sehari-hari. Tidak jarang, orang mencari kata-kata dalam bahasa Bugis untuk sekadar ingin tahu atau menggunakannya di media sosial.
Salah satunya untuk mengungkapkan perasaan cinta seperti "aku sayang kamu". Bagaimana bahasa Bugis aku sayang kamu?
Bahasa Bugis Aku Sayang Kamu dan Ungkapan Cinta Lainnya
"Aku sayang kamu" merupakan ungkapan untuk menunjukkan rasa kasih sayang kepada seseorang. Biasanya, ungkapan ini dipakai saat mengutarakan perasaan pada pasangan. Akan tetapi, ungkapan ini juga bisa bersifat platonik, dalam artian diberikan kepada teman atau keluarga.
Bahasa Bugis dari ungkapan "aku sayang kamu" adalah "upoji' iko". "Upoji" secara harfiah artinya "aku sayang" dan "iko" artinya "kamu".
Istilah lain dalam bahasa Bugis yang kerap disepadankan dengan kata "upoji'" adalah "mappoji'" dan "pappoji'". Kedua padanan kata tersebut lebih dekat artinya dengan kata "suka".
Ungkapan Cinta Lainnya dalam Bahasa Bugis
Selain "upoji' iko" untuk mengungkapkan "aku sayang kamu", ada beberapa ungkapan cinta lainnya dalam bahasa Bugis yang bisa dijadikan referensi. Dirangkum dari beragam sumber, berikut ungkapan cinta dalam bahasa Bugis beserta artinya.
"Melleki tapada melle tapada mamminanga tasiyallabuang." (Mari kita saling menjalin hubungan mesra supaya cita-cita segera menjadi kenyataan).
"Senge’ka rimula wenni, kubali sen’tokko rigiling tinroku." (Kenanglah aku ketika malam mulai gelap, niscaya akan kukenang pula dirimu ketika aku terjaga di pertengahan malam).
"Iyya memeng-paro mai lejjai addenengku, mattaro pura." (Yang ingin menjalin kasih padaku adalah mereka yang mencurahkan sepenuh hatinya).
"Tellu ronna sitinro, cinna-e udaani-e, napassengereng." (Tidak dapat dipisahkan antara cinta, rasa rindu, dan kenangan indah).
"Tapada malani lalass nasseddingie atitta tosilolongeng." (Marilah kita menempuh jalan yang dapat menyatukan hati kita, agar kita dapat mencapai sebuah kesepakatan).
"Nippi, pattiwajo sai, cinampek sagalae', kuwakkauwaseng." (Wahai mimpi, perlihatkan walau sekejap wajah kekasihku, agar aku puas).
"Cinta itu pada anging, de' mulle mitai, tapi mullei rasa." (Cinta itu seperti angin, tidak bisa dilihat tapi bisa dirasa).
Frequently Asked Question Section
Seperti apa ungkapan dalam bahasa Bugis?

Seperti apa ungkapan dalam bahasa Bugis?
Salah satu ungkapan cinta dalam bahasa Bugis adalah: "Tellu ronna sitinro, cinna-e udaani-e, napassengereng." (Tidak dapat dipisahkan antara cinta, rasa rindu, dan kenangan indah).
Apa arti bahasa Bugis upoji?

Apa arti bahasa Bugis upoji?
Upoji dalam bahasa Bugis memiliki arti "aku sayang".
Dari mana asal nama bahasa Bugis?

Dari mana asal nama bahasa Bugis?
Nama bahasa Bugis diambil dari nama etnis masyarakat penutur bahasa tersebut, yaitu masyarakat Bugis yang bermukim di wilayah Sulawesi Selatan.
(SFR)
