Batas Maksimal Pembelian Token Listrik Diskon 50 Persen

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pelanggan PLN pascabayar maupun prabayar dapat menikmati diskon tarif listrik sebesar 50 persen selama Januari hingga Februari 2025. Namun, ada batas maksimal pembelian token listrik diskon 50 persen yang dipahami pelanggan.
Sebagai informasi, pemberian diskon ini merupakan bagian dari upaya PT PLN untuk mendukung stimulus ekonomi pemerintah, terkait dengan kenaikan PPN 12 persen. Diskon tarif listrik 50 persen diperuntukkan kepada pelanggan dengan daya listrik di bawah 2.200 VA.
Lantas, berapakah batas maksimal pembelian token listrik dengan diskon 50 persen? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan di bawah ini.
Jumlah Maksimal Pembelian Token Listrik Diskon 50 Persen
Diskon tarif listrik sebesar 50 persen yang berlaku mulai 1 Januari sampai 28 Februari 2025 memiliki batas maksimal pembelian. Ketentuan ini berlaku untuk pelanggan PLN dengan sistem prabayar.
Merujuk pada unggahan di akun Instagram @pln_sulselrabar, batas maksimal pembelian token listrik dengan diskon 50 persen diterapkan dalam bentuk jam nyala, yakni 720 jam. Batasan tersebut setara dengan penggunaan listrik selama sebulan.
Berdasarkan batasan tersebut, pelanggan prabayar dapat menggunakan sejumlah kWh dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Namun, pemakaian kWh tidak boleh melebihi batas yang sudah ditentukan.
Berikut adalah rincian jumlah kWh maksimal yang dihitung berdasarkan batas waktu tersebut:
R1 450 VA: 324 kWh
R1 900 VA: 648 kWh
R1M 900 VA: 648 kWh
R1 1.300 VA: 936 kWh
R1 2.200 VA: 1.584 kWh
Baca juga: Sampai Kapan Diskon PLN 2025? Ini Penjelasannya
Contoh Perhitungan Batas Maksimal Pembelian Token Listrik 50 Persen
PLN menetapkan tarif dasar listrik per kWh untuk kebutuhan rumah tangga setiap periode tertentu. Tarif dasar ini digunakan sebagai acuan dalam pembelian token listrik. Dikutip dari laman resminya, berikut ini tarif dasar listrik terbaru 2025:
450 VA: Rp415/kWh
900 VA: Rp1.352/kWh
1.300 VA: Rp1.444,70/kWh
2.200 VA: Rp1.444,70/kWh
Mengacu pada data di atas, berikut ini contoh perhitungan kasarnya, berdasarkan ketentuan jam nyala dan tarif listrik yang berlaku saat ini:
1. Daya 450 VA
Maksimal pemakaian: 324 kWh atau setara 720 jam nyala
Tarif listrik per kWh: Rp 415
Perhitungannya:
Tarif listrik per kWh X Maksimal pemakaian / 50 persen
= Rp 415 X 324 kWh / 50 persen
= Rp 134.460 / 50 persen
= Rp 67.320
Jadi, setiap pembelian token listrik Rp 134.460, pelanggan akan mendapatkan diskon maksimal Rp 67.320 per bulannya.
2. Daya 900 VA
Maksimal pemakaian: 648 kWh atau setara 720 jam nyala
Tarif listrik per kWh: Rp 1.352
Perhitungannya:
Tarif listrik per kWh X Maksimal pemakaian / 50 persen
= Rp 1.352 X 648 kWh / 50 persen
= Rp 876.096 / 50 persen
= Rp 438.048
Jadi, setiap pembelian token listrik Rp 876.096, pelanggan akan mendapatkan diskon maksimal Rp 438.048 per bulannya.
3. Daya 1300 VA
Maksimal pemakaian: 936 kWh atau setara 720 jam nyala
Tarif listrik per kWh: Rp 1.444,7
Perhitungannya:
Tarif listrik per kWh X Maksimal pemakaian / 50 persen
= Rp 1.444,7 X 936 kWh / 50 persen
= Rp 1.352.239,2 / 50 persen
= Rp 676.119,6
Jadi, setiap pembelian token listrik Rp 1.352.239, pelanggan akan mendapatkan diskon maksimal Rp 676.119 per bulannya.
4. Daya 2200 VA
Maksimal pemakaian: 1.584 kWh atau setara 720 jam nyala
Tarif listrik per kWh: Rp 1.444,7
Perhitungannya:
Tarif listrik per kWh X Maksimal pemakaian / 50 persen
= Rp 1.444,7 X 1.584 kWh / 50 persen
= Rp 2.228.404,8 / 50 persen
= Rp 1.114.202,4
Jadi, setiap pembelian token listrik Rp 2.228.404, pelanggan akan mendapatkan diskon maksimal Rp 1.114.202 per bulannya.
(RK)
