Beasiswa SDM Sawit 2026: Persyaratan Umum dan Sasaran Penerima

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali membuka pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026. Kuota penerima di tahun ini naik menjadi 5.000 orang, dari yang sebelumnya hanya 4.000 orang.
Mengutip laman resmi BPDP, Program Beasiswa SDM Sawit merupakan hasil kolaborasi antara BPDP, Kementerian Pertanian, dan lembaga pendidikan terpilih. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis nasional dalam memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Peserta yang lolos seleksi nantinya berkesempatan menempuh pendidikan diploma vokasi maupun sarjana (S1) di 42 perguruan tinggi dan lembaga pendidikan mitra yang tersebar di seluruh Indonesia. Bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa ini, berikut syarat dan ketentuan pendaftarannya.
Kapan Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit Dibuka?
Dikutip dari laman BPDP, pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit 2026 resmi dibuka mulai hari ini, 3 Juni 2026. Masa pendaftaran berlangsung selama 18 hari dan akan ditutup pada 20 Juni 2026.
Perlu diketahui, portal pendaftaran Beasiswa SDM Sawit kini menggunakan alamat baru, yaitu sdmperkebunan.bpdp.or.id. Karena itu, calon pendaftar disarankan untuk mengakses laman resmi tersebut guna memperoleh informasi terbaru dan menghindari kesalahan saat proses pendaftaran.
Sasaran Calon Penerima Beasiswa SDM Sawit 2026
Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta Program Beasiswa SDM Sawit juga perlu mengetahui sasaran penerima beasiswa ini. Merujuk pada laman BPDP, Program Beasiswa SDM Sawit terbuka untuk berbagai latar belakang yang memiliki keterkaitan dengan sektor perkebunan kelapa sawit. Berikut di antaranya:
1. Pekebun
Pekebun yang memiliki usaha budidaya kelapa sawit.
2. Keluarga Pekebun
Anak, istri, atau suami dari pekebun yang memiliki usaha budidaya kelapa sawit.
3. Karyawan atau Pekerja pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit
Telah bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit minimal 2 tahun.
4. Pengurus Kelembagaan Pekebun Kelapa Sawit
Telah menjabat sebagai pengurus kelembagaan pekebun kelapa sawit paling sedikit 2 tahun.
5. Aparatur Sipil Negara (ASN)
ASN yang bertugas di bidang perkelapasawitan.
6. Penyuluh
Penyuluh yang bekerja di wilayah perkebunan kelapa sawit.
7. Pengurus atau Anggota Koperasi Pekebun Kelapa Sawit
Terdaftar sebagai pengurus atau anggota koperasi yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.
8. Keluarga Karyawan/Pekerja Perkebunan Kelapa Sawit
Anak, istri, atau suami dari karyawan atau pekerja yang bekerja pada usaha perkebunan kelapa sawit sesuai ketentuan program.
Persyaratan Umum Beasiswa SDM Sawit 2026
Sebelum mendaftar Program Beasiswa SDM Sawit 2026, pastikan Anda telah memenuhi persyaratan umum yang ditetapkan. Berikut dokumen dan syarat yang perlu disiapkan:
Foto ukuran 4x6 dengan latar belakang biru dan mengenakan pakaian rapi serta formal
Berusia maksimal 23 tahun pada saat pendaftaran
Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili
Kartu Keluarga (KK)
Akta Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir
Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan yang ditandatangani dokter
Surat keterangan hasil tes buta warna dari fasilitas kesehatan yang ditandatangani dokter
Rapor SMA/SMK/MA semester 1 hingga semester 5
Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi lulusan SMA/SMK/MA, atau ijazah dan transkrip nilai bagi lulusan D1 hingga D4
Surat pernyataan izin mengikuti pendidikan dari orang tua bagi yang belum menikah atau dari suami/istri bagi yang telah menikah
Surat pernyataan tidak sedang menempuh perkuliahan
Surat pernyataan bersedia mengelola kelembagaan pekebun sendiri maupun kelembagaan pekebun lainnya, bekerja di industri kelapa sawit, atau menjadi penyuluh maupun petugas pendamping setelah menyelesaikan pendidikan
Surat pernyataan bersedia tidak mengikuti pendaftaran beasiswa pada periode berikutnya apabila telah dinyatakan diterima namun mengundurkan diri
Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diterbitkan oleh kepala desa atau lurah (jika ada)
Baca Juga: Cara Daftar Beasiswa Kalla 2026 berserta Jadwal Lengkapnya
(ANB)
