Benua Eropa Sering Dijuluki sebagai Benua Biru Karena Apa? Ini Alasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Eropa merupakan benua kedua terkecil di dunia setelah Australia. Luasnya hanya sekitar 10.355.000 km2 dan terbagi menjadi empat wilayah, yaitu Eropa Timur, Eropa Utara, Eropa Selatan, dan Eropa Barat.
Setiap wilayah atau region memiliki ciri khas masing-masing yang membedakannya antara satu dengan yang lainnya. Perbedaan ini mencakup karakteristik penduduknya, tata kota, hingga budayanya.
Berdasarkan letak astronomisnya, benua Eropa berada pada garis lintang 36°LU-71°LU dan 9°BB-66°BT. Sedangkan secara geografis, benua Eropa berbatasan dengan Samudra Arktik di sebelah Utara, Samudra Atlantik di sebelah barat, Laut Mediterania di sebelah selatan, dan Laut Hitam di sebelah tenggara.
Seperti benua-benua lain di dunia, Eropa juga mempunyai julukan sendiri, yaitu Benua Biru. Julukan tersebut disematkan bukan tanpa alasan. Untuk mengetahui mengapa Benua Eropa sering dijuluki sebagai Benua Biru, simak penjelasannya berikut ini.
Alasan Eropa Dijuluki Benua Biru
Benua Eropa terdiri dari sejumlah negara yang saling berbatasan di darat. Negara-negara tersebut tergabung dalam organisasi antarpemerintahan yang dikenal secara luas dengan nama Uni Eropa atau European Union.
Total ada 27 negara yang tergabung sebagai anggota Uni Eropa, yaitu Austria, Belanda, Belgia, Denmark, Finlandia, Irlandia, Italia, Jerman, Polandia, Prancis, Spanyol, dan Swedia.
Dijelaskan dalam buku Benua dan Samudra oleh A.A Prasetya, benua Eropa sering dijuluki sebagai Benua Biru karena sebagian besar penduduknya adalah ras kulit putih dan memiliki bola mata berwarna biru cerah.
Selain itu, julukan Benua Biru juga melekat karena faktor sejarah di mana benua Eropa pada masa lalu memiliki beberapa kerajaan besar. Siapa pun orang yang memiliki garis keturunan kerajaan akan disebut sebagai bangsawan atau darah biru.
Ras penduduk Eropa sendiri termasuk ras kaukasoid. Secara umum, ras ini dapat dikenali dengan ciri-ciri fisik sebagai berikut:
Hidung mancung.
Kulit putih.
Rambut pirang kecokelatan hingga kehitam-hitaman.
Kelopak mata lurus.
Warna mata biru, hijau, dan abu-abu.
Karakteristik Benua Eropa
Selain rasnya, benua Eropa memiliki karakteristik yang dapat membedakannya dengan enam benua lainnya. Berikut karakteristik benua Eropa dikutip dari Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX oleh Dwi Sumpani Wati:
Tidak memiliki iklim tropis, hanya memiliki iklim sedang hingga dingin. Itu alasan mengapa benua Eropa memiliki empat musim, yaitu musim dingin, musim panas, musim gugur, dan musim semi.
Memiliki bentuk pantai yang berliku-liku serta terdiri dari atas banyak teluk dan semenanjung/jazirah.
Bentang alam Eropa terdiri dari dataran tinggi di bagian utara dan barat laut, pegunungan di bagian selatan dan barat daya, dan dataran rendah di tengah hingga timur.
Memiliki banyak fyord, yaitu semacam teluk yang berasal dari lelehan gletser atau glasial. Fyord banyak terdapat di kawasan Eropa Utara seperti Skandinavia.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa julukan untuk benua Eropa?

Apa julukan untuk benua Eropa?
Benua Eropa sering dijuluki sebagai Benua Biru.
Benua Eropa terbagi menjadi berapa wilayah?

Benua Eropa terbagi menjadi berapa wilayah?
Benua Eropa terbagi menjadi empat wilayah, yaitu Eropa Timur, Eropa Utara, Eropa Selatan, dan Eropa Barat.
Apa saja ciri-ciri penduduk Eropa?

Apa saja ciri-ciri penduduk Eropa?
Secara umum, ciri-ciri fisik penduduk Eropa yang memiliki ras kaukasoid adalah hidung mancung, kulit putih, rambut pirang kecokelatan, dan warna mata biru, hijau, atau abu-abu
