Berapa Batas Waktu Istri Tidak Mendapatkan Nafkah Batin dari Suami?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap pasangan halal tentu mendambakan jalinan rumah tangga yang harmonis, tentram, dan sejahtera. Namun, ada kalanya setiap rumah tangga pasti menghadapi permasalahan dan konflik internal hingga membuat hubungan sedikit merenggang.
Umat Muslim dituntut untuk selalu siap menerima kenyataan tersebut tanpa harus menyerah pada keadaan. Ketika menghadapi perselisihan, setiap pasangan harus bersama-sama mencari jalan keluar.
Dalam Islam, seorang suami dibolehkan untuk melakukan tindakan tertentu yang dibenarkan syariat jika melihat istrinya membangkang. Islam menganjurkan kepada suami untuk mengambil tiga tahap penyelesaian, salah satunya dengan tidak memberikan nafkah lahir dan batin.
Berapa batas waktu istri tidak mendapatkan nafkah batin dari suami? Untuk mengetahui jawabannya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut.
Batas Waktu Istri Tidak Mendapatkan Nafkah Batin
Ketika nasihat suami tidak didengar lagi oleh sang istri, maka Islam membolehkan suami tersebut melakukan tindakan lain. Ia boleh mendiamkan istrinya dan tidak memberikan nafkah batin kepadanya. Pendapat ini didukung dalam dalil Alquran, sunnah, ijma, dan akal.
Metode kedua ini menjadi upaya terbaik untuk menyadarkan istri dari penyimpangan yang dilakukan manakala nasihat suami tidak lagi ia dengar. Allah SWT berfirman: "... dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka .... " (An-Nisa: 34)
Al-Imam Ahmad bin Hanbal juga meriwayatkan dalam kitab Musnadnya. Beliau berkata, " Bahwasanya Nabi Muhammad SAW pernah membiarkan istri-istrinya selama sebulan penuh"
Para ulama sepakat bahwa cara ini dapat dilakukan bila memang kondisinya memungkinkan dan efektif untuk menyadarkan sang istri. Secara logika, hal ini dapat mendatangkan pengaruh yang cukup positif.
Mengutip buku Jika Suami Istri Berselisih Bagaimana Mengatasinya? karya Dr. Saleh Ghanim, tidak memberikan nafkah batin kepada istri berarti sang suami tidak menyetubuhinya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam salah satu hadits yang berbunyi:
“Sebagaimana Nabi Muhammad SAW pernah meninggalkan istri-istrinya di rumah sebulan penuh tanpa diberi nafkah batin.” (HR. Bukhari)
Bicara soal batas waktu istri tidak mendapatkan nafkah batin, para ulama menyepakati satu ketentuan yang sama. Mereka menyebutkan bahwa tindakan ini bisa dilakukan suami tanpa batas, selama bisa menyadarkan istrinya dari kedurhakaan.
Namun, para ulama menambahkan bahwa tindakan ini tidak boleh dilakukan selama 4 bulan berturut-turut. Menurut para ahli hukum Islam, jangka waktu 4 bulan adalah batasan maksimal yang tidak boleh dilampaui seorang suami.
Dalam Kitab Tafsir Qurtubi dijelaskan bahwa suami dibolehkan tidak menggauli istrinya selama 4 bulan dalam upaya untuk menyadarkan sang istri. Jika ia mengambil waktu hanya satu bulan, maka itu pun diperbolehkan. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah SAW terhadap istri-istrinya.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dilakukan suami jika istri durhaka?

Apa yang dilakukan suami jika istri durhaka?
Memberikan nasihat, mendiamkannya (tidak memberikan nafkah lahir dan batin, serta memukulnya (jika sulit berubah).
Apa yang dimaksud dengan nafkah batin?

Apa yang dimaksud dengan nafkah batin?
Nafkah batin adalah hubungan biologis yang biasa dilakukan pasangan suami istri untuk menyalurkan hasrat seksualnya.
Berapa batas waktu tidak memberikan nafkah batin kepada istri?

Berapa batas waktu tidak memberikan nafkah batin kepada istri?
Tindakan ini bisa dilakukan suami tanpa batas, selama bisa menyadarkan istrinya dari kedurhakaan. Maksimal 4 bulan.
