Konten dari Pengguna

Berapa Lama Perbaikan Kondisi Hirsutisme Mulai Terlihat Setelah Konsumsi Elzsa?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi minum obat. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi minum obat. Foto: Pexels

Wanita dengan kondisi hirsutisme umumnya mengalami pertumbuhan rambut tebal dan kasar secara berlebihan di area wajah, dada, hingga punggung. Kondisi ini kerap memengaruhi rasa percaya diri karena pola pertumbuhannya menyerupai rambut pada pria.

Hirsutisme dapat ditangani melalui beberapa metode pengobatan, salah satunya menggunakan kontrasepsi oral. Adapun obat yang cukup mudah ditemukan di apotek untuk membantu mengatasi kondisi ini adalah Elzsa.

Agar hasil pengobatan dapat terlihat optimal, konsumsi obat perlu dilakukan secara rutin sesuai anjuran. Lalu, berapa lama perbaikan kondisi hirsutisme mulai terlihat setelah konsumsi elzsa?

Berapa Lama Perbaikan Kondisi Hirsutisme Mulai Terlihat Setelah Konsumsi Elzsa?

Ilustrasi Elzsa. Foto: K24Klik.

Elzsa termasuk jenis pil KB yang diproduksi oleh Sydna Farma. Dalam buku Organ Reproduksi Wanita karya Enawati dkk disebutkan bahwa pil KB atau kontrasepsi hormonal yang mengandung hormon estrogen serta progestin dapat membantu mengatasi hirsutisme dengan cara menghambat produksi androgen dari ovarium.

Elzsa sendiri mengandung 2 mg cyproterone acetate serta 0,035 mg ethinylestradiol. Kandungan cyproterone acetate bekerja menghambat pengaruh androgen yang juga diproduksi tubuh wanita sehingga membantu mengatasi gangguan akibat peningkatan hormon androgen, termasuk hirsutisme.

Mengutip Mayo Clinic, pengobatan hirsutisme dengan obat kontrapsesi seperti ini umumnya memerlukan waktu setidaknya sekitar 6 bulan hingga hasil mulai terlihat. Karena itu, penderita perlu mengonsumsinya secara rutin sesuai anjuran dokter agar terapi berjalan optimal. Berikut aturan minum Elzsa yang dianjurkan:

  • Diminum 1 tablet 1 kali sehari.

  • Konsumsi dimulai pada hari pertama siklus menstruasi selama 21 hari berturut-turut. Setelah itu dilanjutkan masa istirahat selama 7 hari.

  • Obat dapat diminum sebelum maupun sesudah makan.

Jenis-jenis Pengobatan Hirsutisme

Ilustrasi minum obat. Foto: Pexels

Pengobatan hirsutisme biasanya disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Berdasarkan laman British Association of Dermatologists, berikut beberapa metode penanganannya.

1. Mengatasi Masalah Kesehatan yang Mendasari

Beberapa kondisi kesehatan yang dapat memicu hirsutisme antara lain:

  • Polycystic Ovary Syndrome (PCOS): Gangguan hormonal yang menyebabkan tubuh memproduksi androgen berlebih. Gejalanya dapat berupa jerawat hingga menstruasi tidak teratur.

  • Hiperplasia adrenal: Kondisi yang ditandai dengan pembesaran kelenjar adrenal.

  • Sindrom Cushing: Gangguan akibat tubuh memiliki kadar hormon kortisol terlalu tinggi.

  • Disfungsi tiroid: Terjadi ketika kelenjar tiroid kurang aktif.

  • Resistensi insulin: Kadar insulin tinggi dapat merangsang ovarium memproduksi androgen lebih banyak, terutama pada penderita diabetes tipe 2.

2. Melakukan Perawatan untuk Menghilangkan Rambut

Beberapa metode perawatan diri yang dapat dilakukan meliputi:

  • Mencukur: Cara yang cepat dan relatif murah, tetapi perlu dilakukan rutin.

  • Waxing: Dilakukan dengan mengoleskan wax pada area kulit yang ditumbuhi rambut lalu menariknya setelah mengeras.

  • Krim topikal: Digunakan langsung pada kulit untuk membantu memperlambat pertumbuhan rambut di wajah atau area lainnya.

  • Bleaching: Membantu mencerahkan warna rambut sehingga tampak lebih samar, terutama pada kulit terang.

3. Melakukan Terapi dan Obat-obatan

Selain perawatan mandiri, tersedia pula terapi medis untuk membantu mengurangi pertumbuhan rambut berlebih, seperti:

  • Laser dan Intense Pulsed Light (IPL): Bertujuan merusak folikel rambut sehingga pertumbuhan rambut dapat berkurang secara permanen.

  • Elektrolisis: Menggunakan aliran listrik melalui jarum kecil untuk menghancurkan akar rambut.

  • Kontrasepsi oral: Pil KB membantu mengurangi produksi androgen dari ovarium berkat kandungan estrogen serta progestin.

  • Anti-androgen: Obat yang bekerja menghambat androgen menempel pada reseptor tubuh sehingga efek hormon tersebut dapat dikurangi.

Baca Juga: Berapa Lama Rekomendasi Konsumsi Elzsa untuk Mengatasi Jerawat?

(SA)