Berapa Persen Kerontokan Rambut yang Tidak Berasal dari Akar? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rambut rontok merupakan salah satu masalah umum yang dialami banyak orang, baik pria maupun wanita. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor.
Beberapa penyebabnyayakni mulai dari akar rambut yang lemah, kerusakan pada batang rambut, hingga kebiasaan sehari-hari yang kurang sehat. Setiap jenis kerontokan memiliki penyebab dan cara penanganan yang berbeda.
Lantas, berapa persen kerontokan rambut yang tidak berasal dari akar? Kemudian, bagaimana cara mengurangi kerontokan tersebut? Simak penjelasan lengkapnya dalam uraian berikut!
Berapa Persen Kerontokan Rambut yang Tidak Berasal dari Akar?
Berdasarkan hasil penelitian dari Parish, L.C., dkk. (2013) dalam jurnal Investigation of Hair Fall and Breakage diketahui bahwa 80% masalah kerontokan rambut berasal dari akar rambut.
Artinya, sekitar 20% kerontokan rambut tidak berasal dari akar dan umumnya disebabkan oleh kerusakan pada batang rambut itu sendiri. Walaupun angkanya lebih kecil, jenis kerontokan ini tetap perlu diwaspadai karena bisa menandakan rambut yang rapuh dan mudah patah.
Kerontokan rambut bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari faktor internal hingga eksternal. Berikut penjelasan beberapa penyebab umum menurut buku Tips Sehat Dan Awet Muda oleh Tezario Vulanda:
1. Stres Berlebihan
Kesehatan mental memiliki pengaruh besar terhadap kondisi rambut. Saat tubuh mengalami stres berat, siklus pertumbuhan rambut terganggu dan lebih banyak rambut yang masuk ke fase rontok (telogen effluvium).
2. Kekurangan Nutrisi
Asupan gizi yang tidak seimbang juga bisa memicu rambut rontok. Kekurangan protein, zat besi, vitamin D, atau vitamin B kompleks membuat rambut menjadi lemah dan mudah patah.
3. Faktor Genetik (Androgenetic Alopecia)
Penelitian Male Androgenetic Alopecia oleh Leila Asfour, dkk., menunjukkan bahwa kerontokan rambut akibat faktor genetik cukup umum terjadi. Kondisi ini menyebabkan rambut menipis secara bertahap.
Pada pria, biasanya dimulai dari area pelipis dan puncak kepala, sementara pada wanita terjadi secara merata di seluruh kulit kepala, terutama setelah menopause.
4. Pengaruh Obat-Obatan
Beberapa jenis obat dapat menimbulkan efek samping berupa kerontokan rambut, seperti obat jerawat, antidepresan, obat kolesterol, atau obat tiroid. Bila rambut mulai rontok setelah mengonsumsi obat tertentu, konsultasikan dengan dokter untuk mencari alternatif yang lebih aman.
5. Paparan Bahan Kimia
Mengutip buku Palupi berjudul Bahaya Bahan Kimia pada Kesehatan Manusia, penggunaan produk rambut yang mengandung bahan kimia keras, seperti pewarna, pelurus, atau sampo tertentu, bisa melemahkan batang rambut. Jika dilakukan terlalu sering, rambut menjadi kering, mudah patah, dan akhirnya rontok tanpa akar.
6. Penyakit atau Kondisi Medis
Beberapa penyakit seperti lupus, anemia, infeksi kulit kepala, diabetes, dan gangguan tiroid dapat menyebabkan kerontokan rambut yang cukup parah. Selain itu, kondisi psikologis seperti trikotilomania, yakni kebiasaan mencabuti rambut sendiri, juga bisa memperburuk kerontokan.
Baca juga: Sering Jadi Tempat Curhat, 65 Persen Penata Rambut Alami Isu Kesehatan Mental
Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami
Menurut Mehmet & Michael dalam buku Being Beautiful: Sehat dan Cantik Luar Dalam, kerontokan rambut bisa diatasi dengan langkah-langkah sederhana dan alami, di antaranya:
1. Jalani Pola Hidup Sehat
Perbaiki pola hidup dengan mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, istirahat cukup, dan mengelola stres dengan baik. Tubuh yang sehat akan membantu memperkuat akar rambut dan mempercepat pertumbuhannya.
2. Penuhi Asupan Nutrisi Tubuh
Nutrisi seperti protein, omega-3, zat besi, zinc, dan berbagai vitamin berperan penting untuk memperkuat rambut dari dalam. Pastikan kebutuhan nutrisi tercukupi agar rambut tumbuh sehat dan tidak mudah rontok.
3. Gunakan Bahan Alami untuk Perawatan Rambut
Bahan alami seperti minyak kelapa, lidah buaya, lemon, kuning telur, minyak rosemary, dan geranium terbukti efektif membantu mengurangi kerontokan. Gunakan sebagai masker rambut alami seminggu sekali untuk hasil maksimal.
4. Batasi Perawatan Salon yang Berlebihan
Terlalu sering mewarnai, mencatok, atau mengeriting rambut dapat merusak batang rambut. Bila dilakukan terus-menerus, rambut menjadi kering, patah, dan rontok. Beri waktu istirahat untuk rambut agar bisa pulih secara alami.
(SLT)
