Konten dari Pengguna

Berapa pH Air Bersih dan Pengaruhnya untuk Kesehatan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ph air bersih berkisar antara, foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ph air bersih berkisar antara, foto: Unsplash

Mengetahui pH air merupakan sesuatu yang penting untuk menunjukan bersih atau tidaknya air yang akan dikonsumsi oleh manusia. Selain itu, mengonsumsi air dengan pH yang lebih tinggi atau rendah juga dapat berbahaya bagi kesehatan, normalnya ph air bersih berkisar antara 6,5-9,0.

Mengutip laman Balai PSDA Jawa Tengah, ph merupakan derajat keasaman atau basa suatu larutan. Rentang nilai pH pada suatu larutan adalah 1 hingga 14, semakin basa suatu larutan maka nilai pHnya akan semakin tinggi.

Pengukuran pH yang ideal adalah dengan mengukur secara langsung ke lokasi pengambilan sampel. Cara menguji pH air juga dapat dilakukan secara mandiri dengan menggunakan strip uji indikator asam basa pH.

Syarat Kelayakan Air Bersih

Ilustrasi ph air bersih berkisar antara, foto: Unsplash

Menurut Imma Widyawati Agustin dalam buku Pengelolaan Infrastruktur Kota dan Wilayah, pH air bersih berkisar antara 6.5 hingga 9.0. Air yang berada dalam rentan pH tersebut termasuk ke dalam kategori air bersih dan layak untuk dikonsumsi.

Akan tetapi, selain memerhatikan kandungan pHnya, terdapat beberapa hal yang harus ikut serta dipertimbangkan dalam menentukan suatu larutan dapat dikonsumsi atau tidak, antara lain:

  1. Mempertimbangkan kejernihan dan karakteristik sumber alirannya.

  2. Air bersih adalah air yang tidak memiliki rasa asin, manis, dan pahit.

  3. Air tidak berbau.

  4. Mengukur turbiditas air, yakni ukuran yang menyatakan sampai seberapa jauh cahaya dapat menembus ais.

  5. Temperatur air.

  6. Kelarutan oksigen dalam air bersih berkisar dari 14,6 mg per liter pada suhu 0°C dan 7,1 mg per liter pada suhu 35°C.

  7. Adanya kandungan Nitrogen dalam air.

  8. Terdapat zat organik dalam larutan air.

  9. Adanya kesadahan yakni sifat air yang disebabkan oleh adanya ion logam valensi dalam air.

Pengaruh pH Air pada Kesehatan

Mengutip laman USGS, pH air terlalu tinggi dan rendah dapat merusak kualitasnya dan berpengaruh pada kesehatan. pH yang tinggi dapat menyebabkan rasa mual, sakit kepala, dan sulit bernapas pada manusia.

Oleh karenanya tidak disarankan untuk mengonsumsi air yang memiliki pH lebih dari 9.0. Selain itu, pH yang tinggi cenderung memiliki rasa yang pahit dan berbau.

Kemudian, pH air yang terlalu rendah juga tidak baik untuk kesehatan. Air dengan pH yang rendah akan menimbulkan korosi atau pelarutan logam dan zat lainnya.

Di antara penyakit yang akan timbul akibat mengonsumsi air dengan pH yang rendah adalah asam lambung, sakit maag, dan gangguan pencernaan lainnya.

(PHR)

Frequently Asked Question Section

Bolehkah mengonsumsi air yang memiliki pH tinggi?

chevron-down

Tidak disarankan untuk mengonsumsi air dengan kandungan pH yang tinggi karena dapat berpengaruh pada kesehatan.

Apa yang akan terjadi jika meminum air dengan pH rendah?

chevron-down

Dapat terserang asam lambung, sakit maag, dan gangguan pencernaan lainnya

Bagaimana cara mengukur pH air di rumah?

chevron-down

Cara menguji pH air dapat dilakukan secara mandiri dengan menggunakan strip uji indikator asam basa pH.