Berapa Umur Dunia Menurut Islam? Ini Penjelasannya menurut Para Ulama

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umur dunia menurut Islam telah dijelaskan dalam sejumlah kitab ulama terdahulu. Para ilmuwan Islam mengatakan bahwa umur dunia yang telah berlalu jelas lebih panjang daripada umur dunia yang masih tersisa.
Maka, bisa jadi umur dunia hanya tersisa ribuan tahun saja. Namun, angka pastinya tidak dapat diprediksi oleh siapapun, termasuk Rasulullah SAW. Sebab ini merupakan ketetapan Allah SWT yang sangat dijaga kerahasiannya.
Kendati demikian, dalam Fath al-Bahri, Imam Ibnu Hajar pernah berkata bahwa pada zaman dahulu umur dunia ditentukan dengan menggunakan perhitungan masa tertentu. Misalnya 7000 tahun, 6000 tahun, dan lain sebagainya.
Sejumlah orang mengatakan bahwa sisa umur dunia tinggal 1000 tahun saja. Benarkah demikian? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan tentang umur dunia menurut Islam berikut ini.
Umur Dunia Menurut Islam
Banyak riwayat yang mengatakan bahwa umur dunia menurut Islam adalah 7000 tahun. Mengutip Kitab Al-hawi li al-fatawa, Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya berada pada akhir milenium ke-6, yakni kuarter tahun 6000. Sementara manusia hidup di tahun 7000-an atau akhir zaman.
Kendati demikian, Ibnu Qayyim mengatakan bahwa pemikiran tersebut tidaklah benar. Beliau berpendapat bahwa tidak ada yang mengetahui pasti umur dunia ini kecuali hanya Allah SWT.
Ibnu al-Kathir juga mengatakan bahwa banyak buku-buku Bani Israil dan ahli kitab yang membatasi umur dunia dengan sekian ribu atau sekian ratus tahun. Tetapi banyak pula ulama Islam yang dengan tegas membantahnya.
Karena keyakinan yang keliru ini, maka Bani Israil dan Ahli Kitab sepatutnya mengakui kesalahan mereka. Umat Muslim juga diimbau untuk tidak memercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Hadis yang menyatakan bahwa umur dunia adalah satu Jum'ah (seminggu) dari beberapa Jum'ah di akhirat adalah tidak sahih. Demikian pula setiap hadis yang memastikan tentang waktu datangnya Hari Kiamat.
Meski begitu, umat Muslim bisa mengetahui tanda-tanda kiamat melalui hadits shahih. Tanda tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni kiamat kubra dan kiamat sughra.
Tanda-Tanda Kiamat
Tanda-tanda kiamat kubra telah banyak dijelaskan dalam hadits shahih. Al-Banjari dalam buku Teologi Al-Banjari membaginya ke dalam 10 poin, yakni sebagai berikut:
Kemunculan Dajjal yang mengaku sebagai Tuhan dan akan menyesatkan manusia dari ajaran Islam.
Turunnya Nabi Isa AS untuk mematahkan kayu salib, membunuh babi, menghilangkan pajak (jizyah), dan menyeru seluruh umat manusia untuk masuk Islam.
Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, yakni makhluk yang berasal dari laut tidak lama setelah musnahnya Dajjal. Mereka akan mengepung dan mengelilingi Nabi Isa AS dan umat Muslim lainnya yang berada di Bukit Thur.
Keluarnya tentara Habasyah, yakni para tentara berbangsa Habsyi yang ingin meruntuhkan Ka’bah.
Munculnya Imam Mahdi untuk melawan tentara Habasyah.
Terbitnya matahari dari barat.
Keluarnya dabbah, yakni hewan yang muncul dari dalam tanah untuk berbuat kerusakan di bumi.
Muncul dukhan atau kabut pekat yang bisa mematikan umat manusia.
Terjadi longsor di tiga tempat (Timur, Barat, dan Jazilah Arab).
Munculnya api dari Yaman.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Kenapa tidak ada yang tahu umur dunia?

Kenapa tidak ada yang tahu umur dunia?
Sebab, ini merupakan ketetapan Allah SWT yang sangat dijaga kerahasiannya.
Apa itu kiamat kubra?

Apa itu kiamat kubra?
Kiamat kubra adalah kiamat besar yang ditandai dengan hancurnya seluruh alam semesta dengan segala isinya.
Apa tanda-tanda kiamat kubra?

Apa tanda-tanda kiamat kubra?
Kemunculan Dajjal yang mengaku sebagai Tuhan dan akan menyesatkan manusia dari ajaran Islam.
