Berbagai Manfaat Kesehatan di balik Gerakan Salat

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat merupakan salah satu rukun Islam, bahkan disebut sebagai tiang agama. Artinya salat adalah prinsip dan amalan yang harus diketahui dan dilakukan umat Islam.
Salat bukan hanya obat penenang hati dan amalan utama yang akan dihisab kelak di akhirat. Setiap gerakan salat juga ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh.
Berikut ini manfaat salat untuk kesehatan manusia yang perlu diketahui:
Takbiratul Ihram
Pengucapan kalimat takbir dilakukan bersamaan dengan pergerakan tulang rusuk dan bahu. Ini akan melebarkan rongga dada. Akibatnya, udara masuk ke tubuh lebih cepat sehingga meningkatkan kesehatan pernapasan.
Selain itu, gerakan takbiratul ihram melancarkan aliran darah. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.
Rukuk
Gerakan rukuk dapat menjaga fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Saat melakukan rukuk, posisi jantung yang sejajar dengan otak memaksimalkan aliran darah pada tubuh bagian tengah.
Gerakan rukuk yang sempurna memiliki tanda adanya sensasi tarikan pada tulang punggung. Ini akan menjadikan punggung rileks. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi merelaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah.
I’tidal
Itidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerakan berdiri-bungkuk-berdiri-sujud berpengaruh baik pada kesehatan sistem pencernaan. Organ pencernaan mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Akibatnya, pencernaan menjadi lebih lancar.
Sujud
Ketika sujud, posisi tubuh menimbulkan adanya tarikan di tulang belakang bagian tengah punggung. Peregangan tersebut akan membuat otot-otot punggung berelaksasi.
Selain itu, posisi jantung yang berada di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran darah yang lancar ke otak akan berpengaruh positif pada daya pikir seseorang. Oleh sebab itu, lakukan sujud dan gerakan salat lainnya secara tuma’ninah, jangan tergesa-gesa.
Duduk
Saat iftirosy (duduk tahiyyat awal), kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha.
Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerakan ini akan menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak.
Salam
Gerakan salam memiliki manfaat untuk membuat leher menjadi lebih lentur. Ini akan menguatkan otot-otot leher.
Selain itu, gerakan salam juga menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.
(ERA)
