Konten dari Pengguna

Bolehkah Ibu Hamil Konsumsi Minuman Instan? Ini Anjurannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bolehkah ibu hamil minum nutrisari, foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bolehkah ibu hamil minum nutrisari, foto: Pixabay

Ada banyak minuman instan favorit yang tersedia di pasaran. Saat mengonsumsinya, seseorang akan merasakan kesegaran, terlebih saat cuaca sedang terik. Namun, bolehkah ibu hamil mengonsumsi minuman instan?

Selama masa kehamilan, ibu hamil dituntut untuk memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi. Karena, asupan yang dikonsumsi akan ikut mempengaruhi perkembangan janin di dalam perut.

Jenis minuman dan makanan yang sebaiknya dikonsumsi adalah yang mengandung banyak nutrisi. Lalu, bagaimana dengan minuman instan yang biasa dikonsumsi setiap harinya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Bolehkah Ibu Hamil Konsumsi Minuman Instan?

Ilustrasi bolehkah ibu hamil minum nutrisari, foto: Pixabay

Dalam kondisi hamil, seorang perempuan harus lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Mengutip buku Nutrisi Pintar Ibu Hamil & Menyusui Golongan Darah A karya Milda Ini, ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman instan yang mengandung zat pewarna, pengawet, dan pemanis buatan.

Ketiga zat kimia tersebut dapat membahayakan janin yang sedang berkembang. Selain itu, mengkonsumsi zat kimia secara berlebihan saat hamil dapat menyebabkan kelahiran prematur, bayi meninggal dalam perut, dan keguguran.

Jenis Makanan dan Minuman yang Tidak Disarankan untuk Ibu Hamil

Ilustrasi bolehkah ibu hamil minum nutrisari, foto: Pixabay

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan, di antaranya:

1. Makanan Laut yang Mengandung Merkuri Tinggi

Selama masa kehamilan tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan laut yang mengandung merkuri tinggi. Terlalu banyak merkuri dapat membahayakan perkembangan sistem saraf janin.

Contoh makanan yang mengandung merkuri tinggi adalah ikan tuna mata besar, ikan makarel, dan kerang.

2. Makanan yang Masih Mentah

Agar tak terserang bakteri dan virus berbahaya, ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang tidak matang. Selain itu, makanan yang tidak matang juga berisiko menyebabkan keracunan.

3. Buah dan Sayuran yang Tidak Dicuci

Buah dan sayuran dapat menjadi berbahaya jika tidak dicuci dengan benar. Karenanya, saat akan mengkonsumsi buah dan sayur, pastikan telah dicuci dengan bersih.

4. Konsumsi Kafein Berlebih

Jumlah kafein yang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil tidak lebih dari 200 miligram (mg) per hari. Mengonsumsi kafein secara berlebih akan membahayakan janin serta berisiko menyebabkan keguguran.

5. Minuman Beralkohol dan Soda

Alkohol dan soda merupakan dua jenis minuman yang tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan. Alkohol dan soda dapat menyebabkan keguguran atau cacat bawaan pada bayi.

Jenis Makanan dan Minuman yang Disarankan untuk Ibu Hamil

Menurut Dwi Kurniasih dalam buku Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III, ibu hamil harus memilih bahan makanan dan minuman sehat yang lebih bervariasi. Semakin bervariasi makanan dan minumannya, maka pemenuhan kebutuhan zat gizi untuk tubuh akan semakin baik.

Ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi bahan makanan dan minuman yang mengandung zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, zat besi, mineral, dan sumber vitamin, khususnya vitamin C. Beberapa contoh jenis makanan yang sebaiknya dikonsumi selama hamil adalah:

  • Daging sapi

  • Bayam

  • Kedelai

  • Kacang-kacangan

  • Buah

  • Susu

Frequently Asked Question Section

Makanan apa yang sebaiknya dikonsumi selama hamil?

chevron-down

Contoh makanan yang sebaiknya dikonsumi oleh ibu hamil adalah daging, bayam, dan susu.

Bolehkah ibu hamil minum kopi?

chevron-down

Ibu hamil diperbolehkan minum kopi dengan jumlah dan takaran tidak lebih dari 200 mg per hari.

(PHR)