Konten dari Pengguna

Bolehkah Puasa Senin Kamis di Bulan Syaban? Ini Penjelasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi puasa Senin Kamis. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puasa Senin Kamis. Foto: Unsplash.

Puasa Senin Kamis merupakan amalan sunah yang memiliki banyak keistimewaan. Ibadah ini dapat dikerjakan kapan saja selama bukan pada waktu-waktu yang diharamkan. Lantas, bolehkah puasa Senin Kamis di bulan Syaban?

Syaban adalah bulan penuh keberkahan yang menjadi penanda datangnya bulan suci Ramadan. Bulan kedelapan dalam penanggalan Hijriyah itu dimulai pada 11 Februari 2024.

Selama bulan Syaban, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan, salah satunya berpuasa. Lantas, bolehkah puasa Senin Kamis di Bulan Syaban? Simak informasinya dalam ulasan berikut!

Bolehkah Puasa Senin Kamis di Bulan Syaban?

Ilustrasi puasa Senin Kamis. Foto: Unsplash.

Puasa Senin Kamis adalah amalan yang tidak pernah ditinggalkan Nabi Muhammad semasa hidupnya. Amalan ini memiliki sejumlah keistimewaan yang sayang jika dilewatkan.

Orang yang senantiasa berpuasa di hari Senin dan Kamis sangat beruntung. Sebab, kedua hari tersebut adalah waktu pencatatan amal baik manusia. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad yang diriwayatkan Imam Bukhari.

“Amal manusia diperiksa pada hari Senin dan Kamis. Maka Allah mengampuni setiap orang yang tidak menyekutukan Allah dan tidak memutus tali silaturahmi pada hari itu”

Puasa Senin Kamis dapat dilakukan kapan saja, selama bukan di waktu-waktu yang diharamkan. Dikutip dari buku Keagungan Rajab & Syaban oleh Abdul Manan, puasa sunah Senin dan Kamis boleh dilakukan di bulan Syaban. Bahkan ibadah ini sangat dianjurkan untuk menambah pahala.

Tidak seperti puasa sunah lain yang hanya boleh dikerjakan sebelum Nifsu Syaban, puasa Senin Kamis tetap bisa dilakukan setelah malam pengampunan.

Ketentuan ini dilandaskan pada hadits shahih yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Jika tinggal separuh dari bulan Syaban janganlah kamu berpuasa (sunah) kecuali bagi orang yang sudah membiasakan diri puasa sunah Senin Kamis.”

Larangan puasa sunah setelah Nifsu Syaban ditetapkan agar tidak mendahului puasa Ramadhan. Tetapi jika seseorang memiliki kebiasaan berpuasa (senin kamis) maka ia boleh meneruskan kebiasaan itu.

Niat Puasa Senin Kamis

Ilustrasi puasa Senin Kamis. Foto: Unsplash.

Membaca niat merupakan syarat sah puasa Senin-Kamis. Adapun niat dibaca pada malam hari hingga sebelum masuk waktu imsak. Berikut ini bacaan niat puasa Senin Kamis yang dapat diamalkan.

1. Niat Puasa Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma yaumal itsnaini sunnatal lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku niat berpuasa sunnah hari Senin semata karena Allah ta’ala."

2. Niat Puasa Hari Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma yaumal khomiisi sunnatal lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku niat puasa sunnah hari Kamis semata karena Allah ta’ala."

(GLW)