Bukti Allah Al Bashir Berdasarkan Dalil dalam Alquran dan Maknanya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Allah SWT sebagai penguasa seluruh alam dan hari pembalasan memiliki 99 nama dan sifat baik yang dikenal sebagai Asmaul Husna. Salah satunya adalah Al Bashir yang kerap ditulis Al Bashiiru.
Mengutip buku Rahasia Keajaiban Asmaul Husna oleh Syafi'ie el-Bantanie, Al Bashir berasal dari kata bashara yang berarti pengetahuan terhadap sesuatu, kemudian arti ini berkembang menjadi melihat.
Allah Al Bashir berarti Allah Maha Melihat segala sesuatu yang ada di seluruh alam semesta ini walau hanya sebesar biji zarrah. Alquran menegaskan dalam surat Yunus ayat 61:
وَمَا يَعْزُبُ عَنْ رَّبِّكَ مِنْ مِّثْقَالِ ذَرَّةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِى السَّمَاۤءِ وَلَآ اَصْغَرَ مِنْ ذٰلِكَ وَلَآ اَكْبَرَ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ
Artinya: “…,Tidak lengah sedikit pun dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah, baik di bumi ataupun di langit. Tidak ada sesuatu yang lebih kecil dan yang lebih besar daripada itu, melainkan semua tercatat dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).”
Selain dalil di atas, ada pula beberapa bukti Allah Al Basir lainnya yang dikutip dari buku Asmaul Husna 1001 Solusi Hidup: Asmaul Husna (99 Nama Allah) memiliki banyak sekali faedah yang berguna bagi semua orang oleh Titin Supartinah S.Pd berikut ini.
Bukti Allah Al Bashir
1. Allah SWT memiliki penglihatan yang tidak terbatas serta mampu memantau segala peristiwa di langit dan bumi. Sebagaimana firman-Nya yang berbunyi:
اِنَّ اللّٰهَ يَعۡلَمُ غَيۡبَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضِؕ وَاللّٰهُ بَصِيۡرٌۢ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ
Artinya: "Sungguh, Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (QS. Al Hujurat: 18).
2. Tidak ada satupun manusia bahkan makhluk lainnya yang bisa bersembunyi dari pandangan Allah SWT. Hal ini telah termaktub dalam surat An Nisaa ayat 108:
يَّسْتَخْفُوْنَ مِنَ النَّاسِ وَلَا يَسْتَخْفُوْنَ مِنَ اللّٰهِ وَهُوَ مَعَهُمْ اِذْ يُبَيِّتُوْنَ مَا لَا يَرْضٰى مِنَ الْقَوْلِ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ بِمَا يَعْمَلُوْنَ مُحِيْطًا
Artinya: “Mereka dapat bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak dapat bersembunyi dari Allah, karena Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang tidak diridai-Nya. Dan Allah Maha Meliputi terhadap apa yang mereka kerjakan.”
3. Sesungguhnya Allah SWT yang menciptakan manusia dan melihat apa saja yang dikerjakannya. Allah SWT berfirman:
هُوَ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ فَمِنْكُمْ كَافِرٌ وَّمِنْكُمْ مُّؤْمِنٌۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ
Artinya: “Dialah yang menciptakan kamu, lalu di antara kamu ada yang kafir dan di antara kamu (juga) ada yang mukmin. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. At Tagabun: 2)
Makna Allah Al Bashir
Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahullah menerangkan dalam kitab berjudul An–Nahju Al-Asma’ fi Syarh Asma’ Allah Al-Husna, Allah melihat apa yang manusia kerjakan, tidak ada yang samar dalam ilmu-Nya. Allah mengetahui semuanya dari segala sisi. Dia juga yang menjaga dan mengingat amalan hamba-Nya sampai nanti di hari pembalasan.
Selain itu, Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah menyatakan dalam Tafsir Al-Karim Ar-Rahman, Allah Al Bashir maksudnya adalah Allah melihat segala sesuatu walaupun itu kecil. Allah itu dapat melihat jejak langkah semut meski dalam kegelapan malam dan di tanah yang hitam.
(NDA)
