Buku Pengayaan: Pengertian Jenis, dan Ciri-cirinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Buku pengayaan adalah buku yang berguna sebagai penunjang atau pelengkap dari buku utama dalam kegiatan akademik di sekolah. Meski berisi banyak materi tambahan, buku ini tidak wajib dimiliki setiap peserta didik.
Fungsi buku pengayaan secara umum adalah untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan para peserta didik atau siswa. Dengan buku ini, peserta didik akan lebih terbantu memahami materi pokok dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Agar lebih paham mengenai pengertian, jenis, dan ciri-ciri buku pengayaan, simak penjelasan lengkapnya dalam ulasan berikut ini.
Pengertian Buku Pengayaan
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016, buku pengayaan adalah buku non teks pelajaran yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran pada setiap jenjang pendidikan.
Dalam dunia pendidikan, buku pengayaan sering disebut sebagai buku bacaan atau buku kepustakaan. Buku ini dimaksudkan agar peserta didik dapat memperkaya wawasan, pengalaman, dan pengetahuannya.
Jenis-jenis Buku Pengayaan
Dirangkum dari buku Panduan Petugas Perpustakaan karya Yaya Suhendar, buku pengayaan terbagi menjadi dua kategori berdasarkan cara penyajiannya, yaitu buku fiksi (non-ilmiah) dan nonfiksi (ilmiah).
1. Buku Pengayaan Fiksi (Non-ilmiah)
Buku pengayaan fiksi adalah buku yang berisi cerita imajinatif (khayalan) penulis. Buku semacam ini tidak membutuhkan pengamatan dalam pembuatannya dan tidak perlu dipertanggungjawabkan. Jenis buku yang tergolong dalam kategori ini adalah novel, roman, cerpen, dan dongeng.
Baca juga: Pengertian, Unsur, dan Jenis Buku Fiksi Lengkap
2. Buku Pengayaan Nonfiksi (Ilmiah)
Buku pengayaan nonfiksi ditulis berdasarkan fakta atau kenyataan alam dan budaya yang berlaku di lingkungan masyarakat. Buku ini disusun berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian mendalam untuk menjaga kebenaran fakta yang ditulis.
Jenis buku yang tergolong dalam kategori nonfiksi sangat banyak, di antaranya buku teks pelengkap, buku penunjang, buku referensi seperti kamus bahasa, ensiklopedia, biografi, peraturan perundang-undangan, dan lainnya.
Ciri-ciri Buku Pengayaan
Seperti yang telah dijelaskan, buku pengayaan memiliki pengertian yang sangat luas. Isi buku pengayaan bermanfaat untuk menambah dan meningkatkan pengetahuan siapa pun yang membacanya, termasuk peserta didik.
Meski tidak merujuk pada buku yang spesifik, ada beberapa ciri-ciri umum yang selalu dimiliki oleh buku pengayaan. Dikutip dari buku Intisari Materi Bahasa Indonesia SMA: Plus Soal AKM karya Ai Mulyati dan Nurfajriah Hanifah, berikut ciri-ciri buku pengayaan.
Materi dapat bersifat kenyataan maupun rekaan.
Materi yang dibahas mampu menunjang pengetahuan peserta didik.
Materi dalam buku pengayaan disajikan dengan cara yang populer atau teknik lain yang inovatif.
Penyajian materi dapat berupa deskripsi, eksposisi, narasi, dan persuasi.
Selain ciri-ciri umum, buku pengayaan fiksi dan nonfiksi juga memiliki karakteristiknya masing-masing. Berikut adalah ciri-ciri buku fiksi dan nonfiksi.
Ciri-ciri Buku Fiksi
Bersifat rekaan atau imajinasi.
Menggunakan bahasa yang konotatif atau tidak sebenarnya.
Tidak mempunyai sistematika yang baku.
Memiliki pesan moral atau amanat yang disampaikan kepada pembaca.
Ciri-ciri Buku Nonfiksi
Memiliki ide yang ditulis secara jelas, logis, dan sistematis.
Mengandung informasi yang sesuai dengan fakta dan data.
Menyajikan temuan baru atau merupakan penyempurna dari temuan yang sudah ada.
Memuat motivasi, rancangan, dan pelaksanaan penelitian yang tertuang dengan jelas.
Penulis menyajikan analisis data yang dipaparkan dalam tulisannya.
Pemilihan kata dan gaya penulisan yang sangat baku atau formal.
Frequently Asked Question Section
Apa saja jenis-jenis buku pengayaan?

Apa saja jenis-jenis buku pengayaan?
Buku pengayaan terbagi menjadi dua kategori berdasarkan cara penyajiannya, yaitu buku fiksi (non-ilmiah) dan nonfiksi (ilmiah).
Apa saja buku pengayaan nonfiksi?

Apa saja buku pengayaan nonfiksi?
Buku pengayaan nonfiksi sangat banyak, misalnya buku teks pelengkap, buku penunjang, buku referensi seperti kamus bahasa, ensiklopedia, biografi, peraturan perundang-undangan, dan masih banyak lagi.
Apa saja ciri-ciri buku pengayaan?

Apa saja ciri-ciri buku pengayaan?
Salah satu ciri-ciri buku pengayaan adalah materi dapat bersifat kenyataan maupun rekaan, serta materi yang dibahas mampu menunjang pengetahuan peserta didik.
(AAA)
