Cara Agar Rajin Sholat Menurut Panduan Alquran dan Hadits

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat merupakan salah satu ibadah yang diwajibkan dalam Islam. Ibadah ini dapat membedakan status antara seorang Muslim dengan orang-orang kafir. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
“Urusan yang memisahkan antara kita (para Muslimin) dengan mereka (orang kafit) itu adalah shalat. Maka barangsiapa meninggalkannya, sungguh ia telah menjadi kafir.” (HR. Ahmad dan Daud dari Buraidah)
Mengutip buku Pembinaan Ibadah Sholat karya Endang Switri, dkk (2020), Imam An-Nawawi mengatakan bahwa orang yang meninggalkan sholat karena mengingkari kewajibannya dianggap telah menjadi kafir. Ia telah keluar dari agama Islam dan disebut sebagai murtad menurut kesepakatan para ulama.
Begitu pentingnya sholat sampai Allah SWT dan Rasul-Nya pun memberikan ancaman kepada umat Muslim yang meninggalkannya. Agar bisa istiqomah mendirikan sholat, umat Muslim perlu memiliki tekad dan niat yang kuat.
Ibadah sholat harus dijalankan sejak dini agar tidak terasa berat. Berikut ini penjelasan tentang cara agar rajin sholat selengkapnya yang bisa Anda terapkan pada anak-anak dan diri sendiri.
Cara Agar Rajin Sholat
Cara agar rajin sholat bisa diwujudkan melalui beberapa langkah berikut ini. Dirangkum dari buku Kurikulum Pendidikan Islam Anak Usia Dini karya Dra. Nurul Hikmah (2022), berikut penjelasannya:
1. Orang tua memerintahkan anak usia 7 tahun untuk sholat
Mulai ajarkan anak mengerjakan sholat sejak usia 7 tahun. Islam membolehkan para orang tua untuk bertindak tegas dalam proses pembelajarannya, yakni ketika mencapai usia 10 tahun anak tidak mau sholat, maka boleh dipukul ringan.
Rasulullah SAW bersabda, "Ajarkan lah anak kecil untuk sholat apabila sudah berusia tujuh tahun. Dan pukulah dia untuk sholat apabila sudah mencapai sepuluh tahun." (HR. Tirmidzi)
2. Membiasakan pergi sholat bersama
“Aku mengerjakan shalat dzuhur bersama Rasulullah SAW. Kemudian, beliau pulang. Aku menyusul di belakang beliau. Beliau bertemu dengan anak-anak. Beliau mengusap kedua pipi mereka satu per satu. Ketika beliau mengusap kedua pipiku, aku rasakan tangan beliau dingin dan berbau harum. Seakan-akan baru dikeluarkan botol parfum.” (HR. Muslim)
3. Mempelajari keutamaan sholat
Agar rajin sholat, Anda harus memahami keutamaan ketika mengerjakannya. Mengutip buku Berkah Sholat Subuh Berjamaah karya Ustad Fahrur Muis, Allah SWT akan meninggikan derajat hamba yang senantiasa melaksanakan sholat lima waktu. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Kamu harus banyak bersujud, karena tidaklah kamu bersujud kepada Allah satu kali, kecuali dengannya Allah A akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan al R satu kesalah darimu." (HR Muslim)
4. Memahami ancaman meninggalkan sholat
Agar senantiasa istiqomah mendirikan sholat, Anda perlu memahami ancaman-ancaman yang Allah berikan kepada hamba yang meninggalkan sholat. Seperti disebutkan sebelumnya, sholat dapat menjadi pemisah antara keimanan dan kekafiran.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa meninggalkan sholat dengan sengaja, maka dia telah benar-benar kafir secara terang-terangan.” (HR. Thabrani)
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa ancaman jika meninggalkan sholat?

Apa ancaman jika meninggalkan sholat?
Orang yang meninggalkan sholat karena mengingkari kewajibannya dianggap telah menjadi kafir.
Apa hukum mendirikan sholat lima waktu?

Apa hukum mendirikan sholat lima waktu?
Fardu 'ain.
Apa keutamaan mendirikan sholat lima waktu?

Apa keutamaan mendirikan sholat lima waktu?
Allah SWT akan meninggikan derajat hamba yang senantiasa melaksanakan sholat lima waktu.
