Cara Berdzikir yang Diutamakan Beserta Bacaannya untuk Diamalkan Umat Muslim

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sangat dianjurkan bagi seorang Muslim untuk berdzikir kepada Allah dengan cara yang telah disyariatkan dan berdoa dengan bacaan-bacaan yang diriwayatkan Allah SWT. Dzikir bertujuan untuk mengingat Allah, dengan cara memuji-Nya melalui bacaan yang diucapkan berulang kali.
Mengutip buku Berzikir Cara Nabi: Merengkuh Keutamaan Zikir Tahmid oleh Abdur Razzaq Ash-Shadr, ada banyak faedah yang bisa didapatkan dengan berdzikir, di antaranya:
Mewujudkan tanda baik sangka kepada Allah dengan amal Ikhlas.
Membimbing hati dengan menyebut Allah
Mendatangkan kebahagiaan dunia akhirat
Melepaskan diri dari sesalan
Mendapatkan ampunan dan ridha dari Allah SWT
Memperkuat iman
Dengan mengetahui faedah yang didapatkan, sudah sepatutnya seorang Muslim tahu cara berdzikir. Untuk membantu umat Muslim unuk selalu mengingat Allah, berikut cara berdzikir serta bacaannya.
Cara Berdzikir
Mengutip dari buku Rahasia Energi Zikir: Langkah Praktis Menemukan Kesejatian oleh Aby Khadimullah, dijelaskan bahwa cara berdzikir yang diutamakan adalah dzikir sirr. Sebagaimana petunjuk Allah dalam surat Al A’raf ayat 205 yang memerintahkan umat Muslim untuk berdzikir dalam hati dan secara perlahan.
وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ
“Dan sebutlah Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Qs Al A'raf:205)
Secara teknis, dzikir dilakukan dengan ruas-ruas jari atau biji tasbih untuk menghitung dzikir yang telah dibaca. Walau ada opsi untuk menggunakan tasbih, dzikir menggunakan jari-jari lebih diutamakan karena jari jemari akan diminta kesaksiannya pada hari kiamat kelak.
Dzikir biasanya dibaca usai sholat. Namun ada perbedaan antara bacaan dzikir sholat Sunnah dan Shalat Fardhu. Bagaimana bacaannya?
Bacaan Dzikir Setelah Sholat
Berikut adalah bacaan dzikir setelah sholat berdasarkan buku Dzikir Pagi dan Petang oleh Khalid Basalamah:
Sholat Sunnah
Membaca Astaghfirullah, astaghfirullah, astagfirullah
Membaca Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaal wal ikroom
Sholat Fardhu
Membaca Astagfirullah, astagfirullah,astagfirullah
Membaca Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadiir. Allahumma laa maani’a lima a’thaita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.
Membaca Tasbih 33 kali subhanallah
Membaca Tahmid 33 kali Alhamdulilah
Membaca Takbir 33 kali Allahu akbar
Membaca Laa Ilaha Illahhu Wahdahu laa syarikalahu lahuk mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syai-in qodiir selepas sholat Maghrib
Membaca ayat kursi
Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Nas
Sholat Subuh
Membaca Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyiba, wa ‘amalan mutaqobbala
Membaca Laa Ilaha Illahhu Wahdahu laa syarikalahu lahuk mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli syai-in qodiir
(ADB)
