Cara Bikin Strava Year in Sport 2025 untuk Dibagikan di Media Sosial

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menutup tahun 2025, aplikasi Strava kembali meluncurkan fitur Year in Sport yang merangkum aktivitas olahraga para pengguna sepanjang tahun. Konsepnya mirip dengan Spotify Wrapped yang sedang tren beberapa hari terakhir.
Di media sosial, rapor tahunan Strava mulai banyak berseliweran. Mereka membagikannya bukan hanya untuk seru-seruan mengikuti tren, tapi juga menjadi bahan refleksi agar semakin konsisten dan semangat berolahraga.
Lantas, bagaimana cara bikin Strava Year in Sport 2025? Simak panduan selengkapnya di bawah ini.
Cara Bikin Strava Year in Sport 2025
Berikut ini langkah-langkah membuat Strava Year in Sport 2025 untuk dibagikan ke media sosial:
Buka aplikasi Strava di ponsel, pastikan aplikasinya telah ter-update.
Pada halaman utama, cari banner bertuliskan 'Strava Year in Sport', lalu klik.
Halaman akan menampilkan beberapa slide animasi yang berisi ringkasan aktivitas olahraga Anda, seperti Top Sports, Top Location, Top Training Partner, dan lain-lain.
Di akhir slide akan muncul rapor yang merangkum seluruh informasi di slide sebelumnya.
Anda bisa klik tombol 'Customize & Share' untuk mengatur tampilan rapor dan membagikannya di media sosial.
Baca Juga: Cara Melihat Profil Orang Lain di Strava Dapat Dilakukan lewat Ponsel
Laporan Year in Sport Trend 2025
Selain bisa melihat rapor aktivitas olahraga pribadi setahun terakhir, Strava juga menyajikan laporan tren olahraga global di tahun 2025. Dikutip dari laman resminya, laporan ini tersusun dari hasil analisis miliaran aktivitas komunitas global Strava.
Selain itu, Strava juga melakukan survey terhadap lebih dari 30.000 responden yang terdiri dari pengguna dan non-pengguna Strava. Berikut ini beberapa temuannya:
Lari masih menjadi olahraga paling populer di Strava, dengan jumlah partisipasi race yang meningkat. Dibanding Gen X, mayoritas Gen Z (75%) lebih sering menjadikan race atau event sebagai motivasi utama berolahraga.
Latihan beban makin digemari Gen Z dan perempuan. Dilaporkan jumlah Gen Z yang latihan angkat beban untuk membentuk tubuh 61% lebih banyak dibanding Gen X. Lalu, dibandingkan laki-laki, lebih banyak perempuan (21%) yang merekam aktivitas latihan bebannya di Strava.
Pilihan olahraga semakin meluas. Lebih dari 54% pengguna Strava menggeluti lebih dari satu jenis olahraga atau aktivitas fisik. Berjalan kaki menempati posisi kedua sebagai aktivitas yang paling banyak direkam.
Mulai banyak Gen Z (30%) yang berencana meningkatkan pengeluaran untuk menjaga kebugaran tubuh pada 2026. Selain itu, lebih banyak Gen Z (63%) dibandingkan Gen X yang mengatakan bahwa perangkat wearable adalah investasi kebugaran terbesar di 2025.
Banyak Gen Z (64%) yang lebih memilih untuk mengeluarkan dana olahraga dibandingkan kencan. Saat ditanya apakah aktivitas olahraga cocok untuk dilakukan saat kencan pertama, 46% responden menjawab “boleh banget”, sementara 31% memilih “tidak sama sekali”.
(DEL)
