Cara Cek Kesehatan dari Kuku untuk Mengetahui Indikasi Penyakit Lainnya

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
23 April 2024 13:30 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi kuku akrilik. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kuku akrilik. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kuku tidak hanya berfungsi sebagai pelindung ujung jari, tapi juga cerminan dari kesehatan tubuh seseorang. Melalui kuku, kita dapat mengidentifikasi berbagai kondisi kesehatan mulai dari kekurangan gizi hingga penyakit serius.
ADVERTISEMENT
Artikel ini akan membahas bagaimana cara cek kesehatan dari kuku. Tentu, akan dibahas pula pentingnya memelihara kuku, mengatasi masalah kuku, dan lainnya. Agar lebih paham, simaklah penjelasannya dalam artikel berikut.

Pentingnya Memerhatikan Kuku

Ilustrasi perempuan mewarnai kuku. Foto: Shutterstock
Kuku yang sehat dapat menambah kecantikan fisik seseorang. Selain itu, kuku juga bisa menjadi indikator penting untuk mengecek kesehatan tubuh secara keseluruhan.

1. Indikator Kesehatan Tulang

Menurut jurnal Nail Properties and Bone Health: A Review yang diterbitkan oleh MDPI, ada korelasi signifikan antara kesehatan kuku dan kesehatan tulang. Kuku yang rapuh atau mudah patah mengindikasikan masalah pada kepadatan tulang yang sering terabaikan hingga terjadi fraktur.

2. Perubahan Kuku dan Penyakit Sistemik

Kuku bisa mengalami perubahan warna dan bentuk karena pengaruh kondisi sistemik tubuh. Sebagai contoh, kuku yang menguning bisa menjadi indikasi penyakit hati atau diabetes.
ADVERTISEMENT
Menurut WebMD, jika kuku Anda menunjukkan perubahan yang tidak normal seperti penebalan atau kehilangan kilau, dianjurkan untuk berkonsultasi pada dokter. Nantinya, dokter akan memberikan tindakan khusus untuk mengatasi masalah tersebut.

Mendiagnosis Penyakit Kuku Lewat Ultrasound

Ilustrasi konsultasi dengan ahli. Foto: Thinkstock
Teknologi modern memudahkan para dokter untuk mendiagnosis kondisi yang berkaitan dengan kuku. Apa peran ultrasound dalam hal ini?

1. Menggunakan Ultrasound untuk Psoriatic Arthritis

Jessica Gutierrez-Manjarrez dan Marwin Gutierrez dalam jurnal “Ultrasound as a useful tool to integrate the clinical assessment of nail involvement in psoriatic arthritis” mengatakan bahwa ultrasound dapat digunakan sebagai alat untuk memeriksa psoriatic arthritis.
Penyakit tersebut dapat mempengaruhi sendi dan kesehatan kuku. Apabila dibiarkan, kondisinya bisa semakin parah dan dapat memicu timbulnya penyakit lain.

2. Deteksi Dini Peradangan Kuku

Ultrasound dapat membantu mendeteksi peradangan atau kerusakan pada kuku yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Alat ini berguna untuk diagnosis dini suatu penyakit yang dapat mempengaruhi kuku.
ADVERTISEMENT

Mengenal Gangguan Kuku dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi kuku perempuan. Foto: Shutterstock
Mengidentifikasi dan mengelola gangguan kuku adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan kuku. Berikut beberapa gangguan kuku dan cara mengatasinya:

1. Infeksi dan Pengelolaannya

Menurut jurnal "Optimal Diagnosis and Management of Common Nail Disorders" karya Debra K. Lee yang diterbitkan di Taylor & Francis, gangguan kuku seperti infeksi jamur dan kuku bercabang dapat dikelola dengan perawatan yang tepat. Ini mencakup penggunaan obat-obatan antijamur untuk menjaga kebersihan kuku yang baik.

2. Psoriasis Kuku

Psoriasis kuku berisiko dialami oleh 50% orang yang mengidap psoriasis. Penyakit ini dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang.
Apabila mengalami gejala psoriasis kuku disarankan untuk segera berkonsultasi pada dokter. Nantinya, dokter akan merekomendasikan terapi cahaya, meresepkan obat topikal, atau terapi sistemik sesuai tingkat keparahan penyakit tersebut.
ADVERTISEMENT

Kesehatan Kuku pada Wanita

Ilustrasi press-on nails atau kuku palsu. Foto: Shutterstock
Perubahan hormonal yang dialami wanita, baik selama kehamilan atau menopause, dapat berdampak signifikan pada kesehatan kuku.

1. Dampak Hormonal pada Kuku

Penelitian yang dilakukan oleh Jessica K. Reinecke dan Molly A. Hinshaw dalam jurnal Nail health in women menunjukkan bahwa perubahan hormon selama kehamilan dan menopause dapat menyebabkan kuku menjadi lebih rapuh atau berubah warna.

2. Tips Perawatan Kuku bagi Wanita

Wanita perlu memerhatikan perawatan kuku mereka, terutama selama periode menstruasi, hamil, melahirkan, dan menopause. Nutrisi yang baik, hidrasi yang cukup, dan penggunaan produk perawatan kuku yang lembut dapat membantu menjaga kuku tetap kuat dan sehat.
Dengan memerhatikan kuku, Anda sudah menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan secara keseluruhan. Maka, risiko terkena penyakit sistemik dan gangguan kesehatan lainnya dapat terhindarkan.
ADVERTISEMENT
(MSD)