Cara Cek NISN Berdasarkan Nama di Situs Kemendikbud

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara cek NISN berdasarkan nama bisa dilakukan dengan mudah lewat situs Kemdikbud. Kini, tenaga kependidikan bisa memeriksanya hanya dengan memasukkan nama lengkap siswa.
NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) merupakan kumpulan nomor yang bisa membedakan identitas tiap siswa di sekolah. Formatnya terdiri dari 10 angka yang sifatnya unik dan tidak berubah-ubah.
Data NISN sangat penting karena dibutuhkan untuk berbagai keperluan administrasi. Misalnya, untuk mendaftar sekolah baru atau mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Lantas, bagaimana cara cek NISN berdasarkan nama yang benar? Simak panduan lengkapnya dalam artikel berikut.
Cara Cek NISN Berdasarkan Nama
Kemdikbud sebenarnya menyediakan platform khusus untuk mengecek NISN peserta didik. Platform ini bisa diakses oleh guru, siswa, maupun pihak lain yang berkepentingan.
Sebelum mengeceknya, tenaga pendidik perlu menyiapkan data-data pribadi siswa meliputi nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Berikut panduan pengecekannya yang bisa diikuti:
1. Buka Portal NISN Kemdikbud
Buka portal NISN Kemdikbud dengan mengakses link https://nisn.data.kemdikbud.go.id/. Setelah itu, pilih menu “Pencarian Nama” yang terletak di pojok kanan atas halaman.
2. Isi Data Siswa
Masukkan data pribadi siswa dengan benar di kolom yang telah disediakan. Tenaga pendidik perlu menyiapkan beberapa informasi yang mencakup nama siswa, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu kandung. Pastikan datanya valid agar NISN bisa ditemukan.
3. Cek NISN
Centang kode verifikasi captcha dan klik "Cari Data". Nantinya, NISN akan ditampilkan secara otomatis di layar. Tak hanya NISN, sistem juga akan menampilkan biodata siswa yang dituju.
Manfaat NISN
Selain digunakan sebagai identitas siswa, NISN juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Dirangkum dari laman Kemdikbud, berikut uraiannya:
Mengetahui status keaktifan siswa di satuan pendidikan.
Membantu tenaga pendidik dan pihak berwenang mencari dan menemukan data-data siswa yang diperlukan untuk administrasi akademik.
Mengidentifikasi setiap peserta didik di seluruh sekolah di Indonesia secara standar, konsisten dan berkesinambungan.
Sebagai pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara online bagi unit-unit kerja Kemendikbud, Dinas Pendidikan Daerah, hingga sekolah yang bersifat standar, terpadu dan akuntabel berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini.
Mendukung program Dapodik dalam pengembangan dan penerapan berbagai program perencanaan pendidikan di tingkat pusat, provinsi, hingga kota/kabupaten. Program-program tersebut mencakup Biaya Operasional Sekolah (BOS), Ujian Nasional, PIP, dan SNPMB.
Baca Juga: Kemendikbudristek Percepat Transformasi Pendidikan Manfaatkan Platform Digital
(GLW)
