Cara Dzikir Ya Latif Beserta Keutamaan yang Bisa Didapatkan Umat Muslim

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu bukti kebaikan Allah kepada hamba-nya bisa dilihat dari salah satu nama baiknya yakni Al Latif. Dalam Asmaul Husna, Al Latif artinya Yang Maha Lembut.
Mengutip buku 99 Q (Kecerdasan berdasarkan Asmaul Husna) oleh Sulaiman Al-Kumayi, kata Al Latif berasal dari bahasa Arab latafa yang terdiri oleh huruf lam, tho, dan fa. Huruf-huruf dasar tersebut memiliki makna lembut, halus, dan kecil.
Allah Al Latif kelembutannya terwujud dalam anugerah-Nya yang berlimpah. Namun sifat lembut yang Allah punya berbeda dengan sifat lembut yang dimiliki makhluk-makhluk ciptaan-Nya karena kelembutan mereka terbatas.
Hal ini dapat dilihat dari semua ciptaan-Nya yang sangat luas di alam semesta, peristiwa yang ditakdirkannya mengandung ajaran serta hikmah, dan betapa halusnya Allah melihat segala sesuatu.
Allah Yang Maha Lembut selalu memberikan makhluknya kebaikan dan kemudahan serta menyingkirkan segala kegelisahan yang sedang dirasakan.
Sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran surat Al Hajj ayat 63 yang artinya: “Apakah kamu tidak melihat Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.”
Karena itulah, umat Muslim dianjurkan untuk meneladani sifat ini serta membacakan dzikir ya Latif secara rutin. Bagaimana cara dzikir ya Latif? Simak ulasan berikut.
Tata Cara Dzikir Ya Latif
Mengutip Peran Edukasi Tarekat Qadiriyyah Naqsabandiyah oleh Dr. Sri Mulyati, tata cara dzikir ya Latif cukup membaca “yaa latif” sebanyak 129 kali setelah sholat Maghrib dan Subuh.
Membaca dzikir ya Latif memiliki keutamaan yang sangat banyak untuk kehidupan umat Muslim, antara lain:
Mampu mengubah kesedihan menjadi kebahagiaan.
Menyembuhkan diri dari penyakit
Aman dari fitnah orang-orang
Menghindari diri dari perbuatan yang zalim
Melariskan dagangan
Mendatangkan rezeki
Agar bisa merasakan manfaat-manfaat tersebut, umat Muslim harus rajin mengamalkannya.
Cara Meneladani Sifat Al Latif
Berdasarkan buku Meneladani 99 Sifat Allah oleh Tim Al-Firdaus, cara meneladani sifat Al Latif sebagai berikut:
Selalu bertindak dan berbuat dengan lemah lembut
Mengatasi segala persoalan dengan tenang dan kepala dingin
Menghormati yang tua dan menyayangi yang lebih muda
Menjunjung tinggi perdamaian, dan tidak menyukai konflik
Saling menasehati dan saling mengingatkan satu sama lain dengan kata-kata halus
Saling membantu sesama
Menghormati perbedaan
Bersikap tanggung jawab dan tidak sombong
Tidak menanggapi sesuatu yang tidak baik
Berbuat baik dengan cara-cara yang halus, sehingga tidak disadari orang lain
Tidak menyinggung orang lain baik dengan ucapan maupun perbuatan
(ADB)
