Konten dari Pengguna

Cara Melaksanakan Haji Ifrad dan Ketentuannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi haji ifrad. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi haji ifrad. Foto: Unsplash.

Ifrad merupakan salah satu jenis ibadah haji. Memahami ketentuan dan cara melaksanakan haji ifrad adalah bentuk kesiapan dan kesanggupan jemaah secara rohani.

Sebagai rukun Islam kelima, haji wajib dikerjakan sekali seumur hidup oleh umat Muslim yang memenuhi syarat. Ibadah haji dibedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya haji ifrad.

Secara harfiah, ifrad diambil dari kata "afrada" yang berarti memisahkan sesuatu menjadi masing-masing. Adapun haji ifrad dapat dimaknai sebagai haji yang pelaksanaannya tidak digabung dengan umrah.

Lantas, bagaimana cara melaksanakan haji ifrad? Simak penjelasannya dalam ulasan berikut.

Cara Melaksanakan Haji Ifrad

Ilustrasi haji ifrad. Foto: Unsplash.

Syarat dan rukun haji ifrad tidak berbeda dari ibadah haji lainnya. Hanya saja urutan dan cara pelaksanaannya saja yang berbeda.

Pelaksanaan haji ifrad dilakukan dengan memisahkan niat ibadah haji dan umrah. Dikutip dari buku Perjalanan Religi Haji dan Umroh Pasca Pancemi Covid-19 oleh Fuad Thohari (2023), ada empat cara dalam melaksanakan haji ifrad, yaitu:

1. Melaksanakan haji saja tanpa melakukan umrah.

2. Mendahulukan ibadah haji. Setelah selesai berhaji, barulah jemaah mengerjakan umrah.

3. Melakukan umrah di luar bulan-bulan haji, kemudian melakukan haji di bulan haji.

4. Melakukan umrah pada bulan haji dan langsung kembali ke rumah. Setelah itu, kembali lagi ke Makkah pada bulan Dzulhijjah di tahun yang sama untuk melaksanakan haji. Biasanya, cara ini dilakukan oleh orang-orang yang tinggal tidak jauh dari Tanah Suci.

Rincian Kegiatan Haji Ifrad

Ilustrasi haji ifrad. Foto: Unsplash.

Ahmad Ahyar dalam buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII (2019) menjelaskan bahwa rincian ibadah haji ifrad tidak banyak perbedaan dengan haji pada umumnya. Berikut rincian kegiatan haji ifrad:

  • Berihram atau membaca niat haji ifrad dari miqat dan melaksanakan shalat sunnah ihram.

  • Jemaah menuju Makkah sambil membaca talbiyah sampai ke Masjidil Haram kemudian melaksanakan tawaf qudum.

  • Jamaah haji datang ke Padang Arafah untuk wukuf Arafah pada tanggal 8 Zulhijah.

  • Setelah itu, jamaah menuju ke Muzdalifah untuk bermalam dan mencari batu kerikil untuk melempar jumrah setelah sampai di Mina.

  • Melakukan tawaf ifadah, sai, dan tahallul. Setelah ibadah haji ifrad selesai, jemaah bersiap melakukan ibadah umrah.

  • Bagi jemaah yang berada di tanah haram harus keluar dahulu sampai Tan’im atau Ji’ranah untuk ihram umrah.

  • Setelah itu, jemaah kembali ke Makkah menuju Masjidil Haram untuk melakukan tawaf, sa'i, dan menggunting rambut.

  • Saat akan akan meninggalkan Makkah, jemaah terlebih dahulu mengerjakan tawaf wada atau tawaf perpisahan.

Selain haji ifrad, umat Muslim juga mengenal haji qiran dan haji tamattu. Haji qiran adalah ibadah haji yang dilakukan bersamaan dengan umrah. Dalam melaksanakan haji qiran, jemaah membaca niat umroh dan haji sekaligus.

Sementara haji tamattu hampir sama dengan haji ifrad, yakni ibadah haji dilakukan terpisah dengan umrah. Bedanya, pada haji tamattu, ibadah umrah dilakukan terlebih dahulu. Setelah selesai, barulah jemaah berihram kembali untuk haji.

Baca Juga: Arti Haji, Syarat, dan Rukunnya yang Wajib Dipahami Umat Islam

(GLW)