Cara Membaca Jangka Sorong Manual dan Digital dengan Mudah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jangka sorong adalah alat ukur yang memiliki ketelitian lebih tinggi dibandingkan mistar atau penggaris. Ketelitian jangka sorong mencapai angka 0,1 mm atau 0,01 cm.
Umumnya, jangka sorong digunakan untuk mengukur diameter, ketebalan suatu benda, dan kedalaman. Alat ukur ini memiliki dua bagian penting, yaitu bagian tetap (rahang atas) dan bagian yang dapat digeser (rahang geser).
Dijelaskan dalam buku Fisika Interaktif untuk SMA/MA oleh Pristiadi Utomo, bagian rahang atas jangka sorong memiliki skala kecil 1 mm atau 0,1 cm. Sedangkan bagian rahang gesernya memiliki skala nonius dengan skala terkecil 0,1 mm atau 0,01 cm.
Bagaimana cara membaca jangka sorong? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.
Cara Membaca Jangka Sorong Manual dan Digital
Dilihat dari cara membacanya, ada dua tipe jangka sorong dalam bidang pengukuran yakni manual dan digital. Pada jangka sorong manual, diperlukan ketelitian pengamatan skala untuk menentukan panjang suatu benda.
Sedangkan pada jangka sorong digital, ukuran benda akan langsung terlihat pada layar LCD. Pengukur tidak perlu bersusah payah mengitungnya secara manual.
Dikutip dari buku BUPELAS: Pemetaan Soal dan Materi IPA SMP Kelas 7 susunan Tim Maestro Genta, berikut cara membaca jangka sorong manual dan digital yang bisa Anda simak:
Cara Membaca Jangka Sorong Manual
Berikut langkah-langkah membaca jangka sorong manual yang bisa Anda ikuti:
1. Membaca skala utama
Baca skala utama yang terletak pada rahang atas. Angka ini berdekatan dengan nol dalam skala nonius. Misalnya, dalam sebuah pengukuran jangka sorong dapat terbaca angka utama 3,1 cm.
2. Membaca skala nonius
Skala nonius terletak pada rahang bergeser. Garis skalanya berhimpitan dengan garis pada skala utama. Misalnya, dalam pengukuran tadi terbaca angka 4 di skala nonius.
3. Membaca hasil pengukuran
Langkah terakhir, baca hasil pengukuran jangka sorong dengan melakukan perhitungan sederhana. Angka skala nonius nantinya dikali dengan 0,01 cm. Misalnya, 3,1 cm + (4 x 0,01 cm). Maka, hasil pengukurannya adalah = 3,1 cm + 0,04 cm = 3,14 cm.
Cara Membaca Jangka Sorong Digital
Berbeda dengan yang manual, skala pada jangka sorong digital bisa dibaca dengan lebih mudah dan praktis. Berikut langkah-langkahnya:
Nyalakan LCD jangka sorong dengan menekan tombol ON. Kemudian, rapatkan rahang bawah lalu tekan tombol nol.
Selanjutnya, lakukan pembukaan pada rahang bawah. Jika sudah, maka lakukan penggeseran ke arah berlawanan hingga menjepit bagian benda yang akan diukur.
Tempatkan benda dengan tepat supaya hasil pengukuran pada LCD bisa langsung tercatat. Anda bisa mengganti satuan pengukuran dengan menekan tombol mm/inch.
Khusus untuk pengukuran diameter dalam, gunakan bagian rahang atas. Sedangkan untuk pengukuran kedalaman, gunakan batang ukur.
(MSD)
