Konten dari Pengguna

Cara Membaca T Tabel pada Uji T dalam Statistik

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membaca t tabel. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membaca t tabel. Foto: Pixabay

Dalam ilmu statistik, t tabel merupakan jenis tabel distribusi yang digunakan dalam uji t. Uji t sendiri digunakan untuk menguji perbedaan efek dan perlakuan terhadap sebuah subjek. Uji t dapat dilakukan dalam pengujian satu maupun dua sampel.

Mengutip buku Statistik Parametrik + CD oleh Singgih Santoso, uji t pada satu populasi ditujukan untuk menguji apakah rata-rata populasi sama dengan suatu harga tertentu. Misalnya untuk mengetahui apakah rata-rata berat badan orang Bekasi sama dengan orang Jakarta.

Untuk itu, diambil dua sampel yang dianggap berdistribusi normal, yakni 20 orang Bekasi dan 20 orang Jakarta. Sampel tersebut kemudian digunakan sebagai bahan uji hipotesis guna menarik kesimpulan populasi berat badan orang Bekasi dan Jakarta.

Sedangkan, uji t dua sampel akan menguji apakah rata-rata dua populasi sama atau berbeda secara nyata. Misalnya untuk mengetahui apakah program berat badan efektif, digunakan dua sampel yang berhubungan, yakni sampel sebelum ikut program dan setelah mengikutinya.

Seperti yang disebutkan, untuk menentukan hipotesa pada uji diperlukan t tabel. Namun, masih banyak yang belum paham bagaimana cara membaca t tabel. Agar lebih paham, simak langkah-langkahnya dalam artikel ini.

Cara Membaca T Tabel

Ilustrasi membaca t tabel. Foto: Pixabay

Mengutip buku Statistika Non-Parametrik untuk Bidang Kesehatan tulisan Norfai, t tabel dapat ditentukan jika t hitung sudah didapatkan. Jika sudah, nilai tabel ditentukan dengan cara membaca t tabel sebagai berikut:

  1. Menentukan level of significance (batas kemaknaan). Misalnya nilai alpha (α) sebesar 5% (0,05) dengan hipotesis dua arah (two tailed), maka nilai batas kemaknaan atau nilai alpha sebesar 0,05 dibagi 2 menjadi 0,025.

  2. Menentukan degree of freedom atau derajat kebebasan (df) pada alpha 0,05. Derajat kebebasan dihitung dengan N-1 untuk one tail dan N-2 untuk two tail, di mana N adalah jumlah sampel.

  3. Berdasarkan degree of freedom atau derajat kebebasan (df), lakukan perhitungan untuk menentukan nilai t tabel.

  4. Untuk menentukan nilai t tabel, dilakukan dengan cara melihat nilai degree of freedom (df) atau derajat kebebasan (dk) secara vertikal dan nilai batas kemaknaan berdasarkan hipotesis dua arah (two tailed) secara horizontal.

Jika hasil perhitungan t hitung lebih kecil dari t tabel, maka Ho atau hipotesis diterima. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa variabel independen tidak berpengaruh terhadap variabel dependen.

Sebagai contoh, dilakukan uji t untuk mengetahui pengaruh program diet terhadap penurunan berat badan. Hasil t tabel menunjukkan bahwa nilai t tabel lebih kecil dari nilai t hitung. Maka, dapat disimpulkan bahwa program diet berpengaruh terhadap berat badan.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa itu uji t?

chevron-down

Uji t digunakan untuk menguji perbedaan efek dan perlakuan terhadap sebuah subjek.

Apa itu t tabel?

chevron-down

T tabel merupakan jenis tabel distribusi yang digunakan dalam uji t.

Apa arti t hitung lebih kecil dari t tabel?

chevron-down

Jika hasil perhitungan t hitung lebih kecil dari t tabel, maka Ho atau hipotesis diterima.