Cara Membahagiakan Istri Menurut Islam Sesuai Ajaran Rasulullah

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
19 Agustus 2022 17:04
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi pasangan suami istri. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pasangan suami istri. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Kehidupan rumah tangga yang penuh ketenteraman dan kasih sayang tentu menjadi dambaan semua pasangan suami istri. Salah satu faktor yang dapat mewujudkannya adalah bagaimana cara suami membahagiakan istrinya.
ADVERTISEMENT
Dalam Islam, suami memang diperintahkan untuk memuliakan istrinya. Itu karena istri adalah orang yang selalu setia berada di samping suami, baik dalam keadaan suka maupun duka. Rasulullah SAW bersabda:
Orang yang imannya paling sempurna di antara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istrinya.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Seorang suami yang saleh dianjurkan memperlakukan istrinya sebagaimana Nabi Muhammad memperlakukan istri-istrinya. Agar lebih paham, simak cara membahagiakan istri sesuai ajaran Rasulullah berikut ini.

Cara Membahagiakan Istri

Ilustrasi bermesraan, salah satu cara membahagiakan istri. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bermesraan, salah satu cara membahagiakan istri. Foto: Unsplash

1. Bermesraan dengan Istri Setiap Hari

Mengutip buku Kiat-kiat Membahagiakan Istri oleh Firanda Andirja Abidin, Lc., M.A., Rasulullah tidak pernah membeda-bedakan masing-masing istrinya. Beliau menunjukkan kasih sayangnya lewat memperlakukan istri-istrinya dengan mesra setiap hari.
ADVERTISEMENT
Aisyah berkata, “Jika Rasulullah SAW selesai shalat Ashar, beliau masuk menemui istri-istrinya, mencium dan mencumbu salah seorang di antara mereka…” (HR. Al-Bukhari)

2. Bersikap Lemah Lembut dan Romantis

Bersikap lemah lembut dan romantis adalah salah satu cara membahagiakan istri menurut ajaran Islam. Mendapat perlakuan yang penuh kasih sayang akan membuat istri merasa dimanjakan. Sikap romantis bisa ditunjukkan secara sederhana seperti yang dilakukan Rasulullah.
Dari Asma binti Yazid r.a, dia berkata, “Aku merias Aisyah untuk Rasulullah. Setelah itu, aku mendatangi dan memanggil beliau agar menghadiahkan sesuatu kepada Aisyah. Beliau pun datang lalu duduk di samping Aisyah. Ketika itu, Rasulullah diberikan segelas susu. Setelah beliau minum, gelas itu beliau berikan kepada Aisyah. Namun, Aisyah menundukkan kepalanya dan malu-malu. Aku menegur Aisyah dan berkata kepadanya, ‘Ambillah gelas itu dari tangan Rasulullah,’. Akhirnya, Aisyah meraih gelas itu dan meminum isinya sedikit.
ADVERTISEMENT

3. Memberikan Nafkah yang Layak

Ilustrasi membahagiakan istri. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahagiakan istri. Foto: Unsplash
Tanggung jawab utama seorang suami adalah memberikan nafkah. Menurut M. Abdul Halim Hamid dalam Buku Bagaimana Membahagiakan Istri, nafkah yang diberikan kepada istri dengan lapang dada, tanpa sedikit pun unsur kikir, merupakan sikap yang dapat mendatangkan keseimbangan dan kebahagiaan rumah tangga.
Allah SWT berfirman: “Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita) dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (QS. An-Nisa: 34)

4. Mengajak Istri Melihat Hiburan

Suami yang saleh perlu tahu bahwa kebahagiaan istri tidak hanya terletak pada limpahan nafkah lahir atau terpenuhinya kebutuhan materi. Membahagiakan istri juga dapat dilakukan dengan meluangkan waktu untuk melihat hiburan, misalnya pergi ke bioskop atau sekadar makan malam bersama di restoran kesukaannya.
ADVERTISEMENT
Dari Aisyah r.a., dia berkata: “Pada suatu hari raya orang-orang berkulit hitam mempertontonkan permainan perisai dan lembing. Aku tidak ingat apakah aku yang meminta atau Nabi SAW sendiri yang berkata padaku : ‘Apakah engkau ingin melihatnya?' Aku menjawab: Ya.'
Lalu beliau menyuruhku berdiri di belakangnya. Pipiku menempel ke pipi beliau. Beliau berkata : ‘Teruskan permainan kalian, wahai Bani Arfidah (julukan orang-orang Habsyah)!' Hingga ketika aku sudah merasa bosan beliau bertanya: ‘Apakah kamu sudah puas?' Aku jawab: ‘Ya.' Beliau berkata : ‘Kalau begitu, pergilah!” (HR Bukhari dan Muslim)

5. Membantu Melakukan Pekerjaan Rumah Tangga

Istri bertanggung jawab untuk melayani suami dan mengatur urusan rumah tangga, seperti membersihkan rumah, memasak, hingga mencuci baju. Namun, itu bukan alasan bagi suami untuk tidak membantu istri melakukan pekerjaan rumah.
Ilustrasi membantu istri melakukan pekerjaan rumah tangga. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membantu istri melakukan pekerjaan rumah tangga. Foto: Unsplash
Agar istri merasa dicintai dan dihargai, ringankanlah pekerjaan mereka dengan membantu sebisanya. Sikap tersebut tentu disukai istri dan akan membuat mereka bahagia.
ADVERTISEMENT
Dari Al-Aswad, ia berkata, “Saya bertanya kepada Aisyah r.a., ‘Apa yang Rasulullah SAW lakukan untuk keluarganya?’ Ia berkata, ‘Beliau selalu membantu urusan rumah tangga dan apabila datang waktu shalat, beliau bergegas menunaikannya.’” (HR. Bukhari)

6. Memanjakan Istri Saat Sakit

Salah satu cara yang Rasulullah lakukan untuk memuliakan dan membahagiakan sang istri adalah melayaninya saat sakit. Aisyah r.a. berkata, “Rasulullah SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit.” (Muttafaqun alaih)

7. Memanggil Istri dengan Panggilan Sayang

Banyak wanita yang akan luluh hatinya saat dipanggil mesra oleh pasangannya. Terlebih jika suami memiliki panggilan sayang untuk istrinya. Ini bisa memperkuat jalinan rumah tangga dan keharmonisan antara suami dan istri.
Umar bin Khattab r.a berkata, “Tiga hal yang dapat menjernihkan cintamu dan cinta saudaramu. Hendaklah engkau memberi salam ketika berjumpa, melapangkan tempat duduk di majelis, dan memanggilnya dengan panggilan kesukaannya.
ADVERTISEMENT
(ADS)
Apakah membahagiakan istri itu wajib?
chevron-down
Kenapa suami harus membahagiakan istri?
chevron-down
Bagaimana cara menyenangkan hati istri menurut Islam?
chevron-down