Konten dari Pengguna

Cara Membedakan Ciri-ciri Kaki Bengkak karena Jantung dengan Penyakit Lain

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kaki bengkak karena jantung. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kaki bengkak karena jantung. Foto: Getty Images

Dalam dunia medis, kaki bengkak bisa menjadi gejala umum beberapa penyakit. Gejala ini muncul karena adanya kerusakan pada bagian pembuluh vena di mana peredaran darah mengalami gangguan.

Kaki bengkak juga kerap dirasakan penderita penyakit gagal jantung. Dijelaskan dalam jurnal berjudul Implementasi Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit dengan Gejala Awal Kaki Bengkak oleh Yurian Prabowo, kaki penderita gagal jantung akan terlihat lebih besar dari ukuran normal karena terjadi penumpukan cairan di jaringan tubuh tersebut.

Penyebab utamanya ialah karena penyakit jantung koroner dengan infark miokard, hipertensi sistemik, kardiomiopati kongestif, dan penyakit katub jantung. Bagaimana ciri-ciri kaki bengkak karena jantung? Untuk bisa mengidentifikasikannya, simak penjelasan berikut.

Ciri-ciri Kaki Bengkak karena Jantung

kaki bengkak karena jantung Foto: Shutter Stock

Kaki bengkak karena jantung biasanya terjadi saat penderita mengalami gagal jantung kongestif. Mengutip laman Everyday Health, ketika mengalami gagal jantung, salah satu atau kedua bilik jantung bagian bawah akan kehilangan kemampuan memompa darah.

Imbasnya, aliran darah yang keluar dari jantung akan melambat dan darah pun kembali ke jantung melalui pembuluh darah balik. Kondisi tersebut membuat cairan menumpuk ke tungkai, pergelangan kaki, dan kaki. Dampaknya, kaki mengalami pembengkakan atau edema.

Kaki bengkak karena jantung berbeda dengan gejala penyakit biasa. Menurut Yurian Prabowo dalam penelitiannya, gejala ini biasanya disertai dengan indikator lain seperti rasa lemah, gangguan tidur, sesak napas, batuk kronis, sering buang air kecil, dan mudah lelah.

Penderita juga biasanya terlihat kurus atau pucat kebiruan, kehilangan selera makan, pusing, denyut nadi yang cepat, tekanan darah rendah, berkurangnya tekanan nadi, dan lain-lain.

com-Ilustrasi seseorang terkena serangan jantung. Foto: Shutterstock

Agar bisa mengidentifikasikannya, berikut penjelasan lengkap gejala penyakit jantung yang dilansir dari laman American Heart Assosiation:

  • Sesak napas karena darah akan menumpuk di vena pulmonalis akibat jantung yang tidak dapat memenuhi suplai. Hal ini menyebabkan cairan bocor ke paru-paru. Jika dibiarkan, bisa menimbulkan komplikasi.

  • Batuk terus-menerus yang disertai dengan lendir berwarna putih atau merah muda yang diwarnai darah.

  • Kelelahan sepanjang waktu dan sulit berkonsentrasi saat melakukan aktivitas. Jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh.

  • Kurang nafsu makan dan mual yang terjadi akibat sistem pencernaan menerima lebih sedikit pasokan darah.

  • Mengalami gangguan berpikir akibat perubahan kadar zat tertentu dalam darah. Misalnya, zat natrium yang dapat menyebabkan kebingungan.

  • Peningkatan denyut jantung sehingga terasa berdebar-debar. Ini terjadi karena kemampuan pompaan yang menurun membuat jantung berdetak lebih cepat.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa penyebab kaki bengkak?

chevron-down

Umumnya, kaki bengkak muncul karena adanya kerusakan pada bagian pembuluh vena, di mana peredaran darah mengalami gangguan.

Apa penyebab kaki bengkak pada jantung?

chevron-down

Penyebab utamanya ialah karena penyakit jantung koroner dengan infark miokard, hipertensi sistemik, kardiomiopati kongestif, dan penyakit katub jantung.

Bagaimana ciri-ciri kaki bengkak karena jantung?

chevron-down

Biasanya disertai dengan gejala lain seperti sesak nafas, batuk terus-menerus, kurang nafsu makan, gangguan pencernaan, dan lain-lain.